Month: March 2019

Ajak Generasi Muda Kenalkan Kaulinan Urang Lembur

Ajak Generasi Muda Kenalkan Kaulinan Urang Lembur

 

Ajak Generasi Muda Kenalkan Kaulinan Urang Lembur

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Sudah mulai dilupakannya beragam permainan tradisional oleh masyarakat terutama kalangan generasi muda khususnya usia sekolah, membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor tergerak berinisiasi menggelar Workshop Kaulinan Urang Lembur 2018 di Graha Pool, Jalan Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (21/03/2018).

“Mungkin mereka (anak-anak) ini kenal, tahu. Tapi tidak bisa menerapkan atau memainkannya. Oleh karena itu, dengan adanya program permainan urang lembur ini sekarang sudah banyak dimainkan lagi oleh anak-anak sekolah, mulai dari tingkat SD sampai SMP,” ungkap Shahlan.

Memang dijelaskannya

Ada dua jenis dari kaulinan urang lembur ini. Yang pertama yaitu tari permainan urang lembur, dan yang kedua kegiatan permainan urang lembur. Jika kegiatan urang lembur itu sendiri sifatnya dilakukan di ruang terbuka dengan berbagai aktivitasnya, sementara tari ini dilakukan di panggung.

“Kalau tarian ini dikolaborasikan dengan musik, tapi kalau permainannya harus membawakan beragam kaulinan lembur, seperti engrang, bedil jepret dan lainnya. Ini tidak mudah karena pengemasannya harus apik dan betul-betul membutuhkan keahlian. Jadi mengolaborasikan permainan urang lembur ini menjadi seni tari,” paparnya.

Apalagi, masih kata Shahlan

Kota Bogor secara berturut-turut menjadi yang terbaik di tingkat Jawa Barat dan bahkan di tingkat nasional pada tahun 2016 lalu saat mengikuti lomba kaulinan urang lembur.

Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman

Workshop yang akan berlangsung selama dua hari itu dibuka Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman dan dihadiri sejumlah Kepala Bidang pada Disparbud Kota Bogor.

Artikel terkait:

Kaderisasi Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Perlu Dilakukan

Kaderisasi Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Perlu Dilakukan

 

Kaderisasi Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Perlu Dilakukan

Dalam ilmu fikih, pemulasaraan jenazah merupakan ibadah yang bersifat fardhu kifayah, yaitu suatu kewajiban yang mengikat setiap orang Islam dan karenanya setiap orang Islam wajib melaksanakannya.

Sekretaris Daerah

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat saat membuka pelatihan pemulasaraan jenazah tingkat Kota Bogor tahun 2018 di gedung PPIB, jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (21/03/2018).

Ade mengatakan

Terkait penanganan jenazah selain harus memiliki bekal yang cukup dalam ilmu fikih, masyarakat juga perlu mempunyai bekal pengetahuan dari aspek kesehatan.

Jenazah yang perlu ditangani tidak semuanya berada dalam kondisi yang wajar, dalam arti kondisi fisiknya utuh. Misalnya akibat kecelakaan dan terkadang ada pula jenazah yang penanganannya harus dilakukan secara khusus dengan hati-hati. “Berdasarkan pemikiran seperti itu, maka dipandang perlu dilakukan pelatihan seperti ini,” katanya.

Selain sebagai kaderisasi

Selain sebagai kaderisasi para pemulasara jenazah yang umumnya hanya dilakukan oleh para amil yang usianya sudah lanjut, kaderisasi sangatlah diperlukan mengingat tidak banyak generasi muda yang bersedia menjadikan dirinya sebagai para pemulasara jenazah.

Oleh karenanya dia berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari kelahiran para pemulasara jenazah dari kalangan generasi muda. sekaligus menjadi pembentuk tim pemulasara jenazah di lingkungan pemukiman masing-masing.

Kepada para peserta

Kepada para peserta ia mengucapkan terima kasih atas kesediaannya mengikuti kegiatan pelatihan ini. “Sebenarnya tidak banyak orang yang berminat untuk terlibat dalam tugas mengurus jenazah, yakni mulai dari memandikan sampai dengan mengkafani,” jelasnya.

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/jaringan-meristem-pengertian-jenis-ciri-contoh/

Izin Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal Dicabut

Izin Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal Dicabut

 

Izin Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal Dicabut

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memutuskan untuk mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal (MIAH) yang berlokasi di jalan Kolonel Achmad Syam, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (20/03/2018).

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya Pemkot Bogor dan Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) menggelar rapat secara intensif.

IMB MIAH

“Untuk pencabutan IMB MIAH yang berada di Bogor Utara itu merupakan tahapan yang terakhir, dimana setelah tahapan pertama pembekuan IMB Pemkot Bogor dalam hal ini memberikan waktu paling lama 6 bulan untuk menyelesaikan permasalahan antara pemegang izin dengan pihak ketiga, namun belum ada laporan penyelesaian itu,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Bogor Denny Mulyadi, Rabu (21/03/2018).

Untuk itu kata Denny

Sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pembekuan dan Pencabutan IMB Pasal 6 ayat 8 yang menjelaskan, Apabila dalam jangka waktu yang ditentukan sebagaimana dimaksud pada ayat (5) (paling lama 6 bulan) pemegang izin tidak dapat menyelesaikan pengaduan pihak ketiga maka Pemerintah Daerah dapat mencabut IMBnya.

“Kami melaksanakan pencabutan IMB atas dasar perwali tersebut,” jelasnya.

Dia menjelaskan, upaya-upaya dari Pemkot Bogor untuk memediasi antara pemegang izin dengan pihak ketiga sudah dilakukan, bahkan dari pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor serta unsur muspida Kota Bogor pun dilibatkan, namun tidak ada titik temu antara kedua belah pihak.

Sumber : https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/seni-rupa-murni-contoh-jenis-dan-gambarnya/

Cara mempercepat kinerja laptop dan pc

Anda harus segera berlatih bagaimana mempercepat kinerja laptop Anda karena perangkat seperti laptop akan terasa lambat dari waktu ke waktu. Laptop yang lambat dapat disebabkan oleh sejumlah hal seperti virus, spesifikasi laptop yang rendah, kapasitas penuh hard disk, kapasitas RAM yang tidak mencukupi, dan berbagai masalah lainnya.

Cara mempercepat kinerja laptop dan pc

Ini tentu akan sangat menjengkelkan, terutama jika kita menjalankan tenggat waktu dan tidak dapat mengundang perangkat kita untuk bekerja sama. Berikut cara meningkatkan kinerja / kinerja laptop di Windows 7, 8, 10.

Ringkasan [sembunyikan]

  • 1 Hapus file di tempat sampah
    2 Tingkatkan RAM dan kapasitas hard drive
    3 Kurangi program yang sedang berjalan saat startup
    4 Copot program yang tidak penting
    5 Memori virtual khusus
    6 Pasang antivirus
    7 Gunakan defragmentasi disk
    8 Gunakan Disk Cleanup
    9 Hapus gadget yang tidak digunakan di desktop
    10 Aktifkan mode hibernasi

Hapus file di tempat sampah

Tempat sampah di Sampah dapat menyebabkan kinerja laptop lambat. Pertama periksa file, jika belum digunakan, hapus file tersebut. Untuk menghapusnya, klik pada ikon Trash, lalu pilih Empty Trash.

Selain itu, ada cara alternatif untuk menghapus file sementara di browser. Anda dapat menggunakan aplikasi CCleaner.
Tingkatkan RAM dan kapasitas hard drive

Proses multitasking yang berat dapat mengurangi kinerja pada laptop. Dalam hal ini, menambahkan RAM adalah solusi yang tepat untuk mempercepat kinerjanya.

Pastikan juga untuk memeriksa kapasitas hard drive. Tidak heran kapasitas hard drive terlalu penuh menyebabkan laptop melambat. Akan lebih baik jika Anda memiliki hard drive eksternal jika sewaktu-waktu hard drive internal penuh.
Minimalkan program yang berjalan saat startup

Nonaktifkan pada program yang menurut Anda tidak penting, karena program dengan startup berlebihan dapat menjadi penyebab laptop lambat. Untuk menonaktifkan program yang dijalankan pada saat start-up, Anda dapat menekan tombol Win + R> ketik MSConfig> pilih tab Startup kemudian hapus pilihan program yang ingin Anda nonaktifkan.

Copot program yang tidak penting

Anda dapat menghapus program yang tidak penting atau tidak digunakan lagi. Cara membuka menu Start> Control Panel> Uninstall program dan kemudian pilih program yang ingin Anda hapus.
Baca juga: Cara mengembalikan file yang dihapus pada laptop
Memori virtual khusus

Peran memori virtual tidak sebesar RAM, memori virtual dapat membantu meningkatkan kinerja pada laptop. Untuk mengatur jumlah memori virtual yang ingin Anda gunakan, buka Control Panel> System and Security> System atau Anda dapat menekan tombol Windows + Pause / Break. Kemudian pilih Pengaturan Sistem Lanjutan.

Cara mempercepat kinerja laptop Windows 7

Selanjutnya Pilih tab Advanced, lalu pilih Pengaturan di menu Performance. Cara mempercepat kinerja laptop Asus

Kemudian pilih tab Advanced lagi, pilih Ubah di menu Virtual memory. cara mempercepat kinerja laptop Windows 8

Hapus tanda centang Secara otomatis mengelola ukuran file paging untuk semua drive. Kemudian pilih Ukuran Khusus dan tentukan jumlah memori virtual yang Anda inginkan. Kemudian pilih Pengaturan dan pilih OK. Cara mempercepat kinerja laptop Windows 10
Instal antivirus

Sumber : https://www.carageo.com/

Instal Antivirus yang benar, jangan biarkan diri Anda menginstal Antivirus yang membuat laptop Anda lebih lambat. Seperti namanya, antivirus dapat mencabut virus di laptop sehingga kinerja laptop lebih ringan dan lebih cepat.
Gunakan defragmentasi disk

Fragmentasi data membuat unit lebih sulit untuk dikelola, tetapi tentu saja mengurangi kinerja laptop. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan Utilitas Defragmenter Disk untuk menyusun ulang data yang terfragmentasi. Anda dapat melakukan ini dengan mengklik kanan pada drive yang ingin Anda defragment> pilih Properties> kemudian pilih Defragmentation pada tab Tools.
Gunakan pembersihan disk

Alat ini berguna untuk menghapus file sementara pada drive. Anda dapat memilih drive mana yang ingin Anda bersihkan dari file sementara. Untuk menggunakan alat ini, klik kanan pada drive yang ingin Anda bersihkan> pilih Properties, lalu pilih Disk Cleanup.
Hapus gadget yang tidak digunakan di desktop

Gadget yang dipasang di desktop adalah salah satu efek memperlambat kinerja laptop Anda. Sangat disarankan untuk menghapus gadget yang menurut Anda tidak penting.

 

Kekuatan dan kelemahan Daihatsu Hi Max

Kekuatan dan kelemahan Daihatsu Hi Max – Daihatsu, pembuat mobil terus menawarkan inovasi kepada publik. Kali ini, publik diguncang oleh mobil komersial dalam bentuk pickup dengan desain yang lebih mewah dari yang lain, Daihatsu Hi Max. Daihatsu Hi Max sebagai tipe mobil baru Daihatsu menawarkan penampilan yang berbeda dari pickup lainnya.

Desain eksterior yang berbeda inilah yang membuat Daihatsu Hi Max terlihat elegan dan cocok untuk digunakan terutama untuk kegiatan komersial di kota-kota. Jadi, selain melakukan bisnis, mobil ini juga dapat digunakan sebagai tanda bahwa perusahaan atau bisnis yang Anda kelola memiliki kesan kualitas dan keandalan. Jadi, tentu saja, orang, terutama pasangan Anda, akan merasa nyaman bekerja dengan perusahaan Anda.

Kekuatan dan kelemahan Daihatsu Hi Max

Daihatsu Hi Max sebagai salah satu andalan pabrikan mobil Daihatsu dilengkapi dengan tenaga mesin 1.000 cc. Mobil pick-up ini dirancang untuk mengangkut barang dan memfasilitasi mobilitas bisnis Anda di daerah perkotaan. Ada beberapa keunggulan yang bisa menjadi pertimbangan Anda untuk pembelian mobil ini. Namun, jelas ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Berikut ini ulasan singkat tentang kelebihan dan kekurangan Daihatsu Hi Max 2019.


Pertahankan kekuatan dan kelemahan Daihatsu Hi Max

Kelebihan Daihatsu Hi Max termasuk, harga terjangkau, mampu menahan beban berat, hemat bahan bakar dan eksterior yang stylish. Mari kita tinjau kelebihan Daihatsu Hi Max satu per satu. Pertama-tama, harganya murah. Seperti biasa, Daihatsu adalah salah satu perusahaan mobil yang berani mengeluarkan mobil jenis baru dengan harga terjangkau. Daihatsu Hi Max cocok bagi Anda yang ingin berdagang dengan modal minimum.

Sumber : daihatsu kotabumi

Daihatsu Hi Max juga membantu memfasilitasi mobilitas bisnis Anda dengan harga yang terjangkau. Kedua, dapat menahan beban berat. Daihatsu Hi Max dengan bahan yang cukup kuat untuk menahan beban berat. Ketiga, keunggulan Daihatsu Hi Max adalah konsumsi bahan bakar. Tentu saja selain harganya yang terjangkau, penghematan bahan bakar juga menjadi pertimbangan penting saat membeli mobil.

Apalagi jika mobil itu digunakan untuk bisnis dan memiliki mobilitas tinggi. Keempat, eksterior yang elegan. Selain penampilan mewah dari Daihatsu Hi Max, bentuk mobil ini juga cukup tipis. Ini pasti akan mendukung mobilitas Anda dalam iklan komersial.
Hi Max Exterior

Hi Max Exterior

Sekalipun kelebihan yang ditawarkan sangat menarik, Anda juga harus tahu kekurangan apa yang ada di mobil Hi Max Daihatsu. Kelemahan dari Daihatsu Hi Max termasuk fitur yang tidak lengkap, sehingga harga jualnya turun drastis, dan tentu saja interiornya masih standar tetapi tetap terlihat berkelas.

Fitur yang tidak lengkap di sini berarti tidak ada fitur keselamatan lengkap yang tersedia seperti airbag atau keselamatan berkualitas tinggi lainnya. Harga jual kembali Daihatsu Hi Max juga rendah. mungkin Anda dapat mengatakan bahwa Anda akan memiliki lebih sedikit uang ketika Anda menjual mesin ini. Lebih jauh lagi, kekurangan Daihatsu Hi Max lainnya adalah interior standar. Jadi, jika Anda akan membeli Daihatsu Hi Max, Anda harus menaruh terlalu banyak harapan pada mobil ini.
Hai Max interior

Hai Max interior

Jadi kelebihan dan kekurangan yang ditemukan di Daihatsu Hi Max. Dianjurkan agar Anda selalu berhati-hati sebelum membeli untuk menghindari perasaan menyesal setelah pembelian. Bagian terpenting yang dapat ditransmisikan adalah bahwa semua keputusan kembali kepada Anda. Anda dapat memilih mobil mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan tergantung pada prioritas yang Anda pilih.
Pencarian mobil terakhir:

daihatsu hi max minibus
halo mobil maks
halo kekurangan

Nutrisi dibutuhkan saat sahur

Apakah bulan puasa Anda penuh dengan kegiatan? Bagaimana Anda bisa menyiapkan sahur yang lezat dan bergizi? Jangan khawatir. Anda bisa memasak sahur dengan menu yang mudah disiapkan, lezat, penuh nutrisi, dan memenuhi Anda sepanjang hari. Ya, Anda bisa menyiapkan smoothies untuk sahur.

Sahur dengan menu smoothie sangat praktis. Tidak perlu khawatir tentang memasak dan Anda hanya perlu beberapa menit untuk memadukan smoothie favorit Anda. Anda juga bisa menyiapkan bahan-bahannya sebelum tidur.

Nutrisi dibutuhkan saat sahur

Banyak orang enggan menyiapkan shake untuk sahur karena takut tidak puas. Faktanya, segelas smoothie kental dan padat kaya akan nutrisi yang bisa membuat Anda kenyang sepanjang hari. Rasa kenyang juga lebih tahan lama dibanding sahur dengan menu nasi goreng.

Untuk membuatnya bertahan lebih lama dan Anda tidak kekurangan nutrisi sepanjang hari, berikut adalah daftar nutrisi yang harus dipenuhi saat fajar.

Karbohidrat kompleks Misalnya dari buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.
Serat. Misalnya dari sayuran, sereal, buah dan biji-bijian.
Protein. Misalnya dari yogurt, susu sapi dan susu kedelai.
Vitamin dan mineral. Misalnya dari buah dan sayur.
Lemak tak jenuh misalnya dari kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran.

Resep smoothie untuk sahur

Sebagai varian menu sahur Anda dan keluarga, Anda dapat mencoba menyiapkan berbagai sahur shake di rumah. Tujuh resep shake berikut ini dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi Anda untuk sahur.
1. Smoothie jagung dan susu kedelai

Bahan yang diperlukan:

Secangkir susu kedelai dingin
Setengah cangkir sereal jagung (corn flakes)
Pisang Ambon yang sudah beku di lemari es
Setengah cangkir stroberi
Es batu yang memadai

Bagaimana melakukan:

Campur semua bahan dalam blender dan menghancurkan untuk mencampur, yaitu sekitar satu menit. Sajikan dingin.
2. Smoothie oatmeal dan pisang
Sumber: www.bellabeat.com

Bahan yang diperlukan:

Setengah cangkir gandum utuh (oatmeal)
Secangkir almond atau susu sapi
Satu Pisang Ambon
Dua sendok makan madu
Seperempat sendok teh bubuk kayu manis

Bagaimana melakukan:

Campur biji-bijian, susu, pisang dan madu dalam blender dan hancurkan untuk menghancurkannya. Tuang ke dalam gelas dan taburi bubuk kayu manis. Sajikan dingin.
3. Smoothie sayur dan apel
Sumber: www.bettycrocker.com/

Bahan yang diperlukan:

  • 125 ml jus jeruk (dapat diganti dengan air kelapa murni)
    Secangkir daun bayam
    Secangkir mentimun yang diiris tipis
    ¾ cangkir daun seledri
    Sebuah apel merah (sekitar 200 gram) yang telah dipotong-potong
    Es batu yang memadai

Bagaimana melakukan:

Campur semua bahan dalam blender dan hancurkan untuk menghancurkan mereka. Sajikan dingin.
4. Smoothies oatmeal dan selai kacang
Sumber: www.silk.com

Bahan yang diperlukan:

  • Dua sendok makan selai kacang
    Pisang Ambon dibekukan di lemari es
    Seperempat cangkir gandum utuh (gandum)
    Setengah cangkir susu sapi atau kedelai
    Seperempat sendok teh bubuk kayu manis

Bagaimana melakukan:

Campurkan semua bahan dalam blender dan hancurkan untuk menghancurkan mereka, yaitu sekitar dua menit. Tuang ke dalam gelas dan taburi bubuk kayu manis. Sajikan dingin.
5. Smoothie jahe pepaya
Sumber: www.rotinrice.com

Bahan yang diperlukan:

  • Buah pepaya california kecil atau sedang
    Setengah cangkir yogurt
    Dua sendok makan jus lemon
    Setengah sendok madu
    Setengah sendok makan jahe kupas
    Es batu yang memadai

baca juga :

 

Tarian Moana Jadi Pembuka Acara Sun Life Edufair 2017 Hari Kedua

Tarian Moana Jadi Pembuka Acara Sun Life Edufair 2017 Hari Kedua

Tarian Moana Jadi Pembuka Acara Sun Life Edufair 2017 Hari Kedua
Tarian Moana Jadi Pembuka Acara Sun Life Edufair 2017 Hari Kedua

Hari kedua digelarnya Sun Life Edufair 2017

di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (21/10/2017) ini tampak dipadati para pengunjung. Masyarakat tampak antusias menyaksikan tari-tarian yang disuguhkan para pelajar.

Pada hari kedua digelarnya Sun Life Edufair 2017

kali ini, acara dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.45 WIB malam nanti. Adapun acara tersebut dibuka dengan tarian yang dibawakan oleh Sanggar Ananda, yang mana membawakan tarian Moana, fashion show, genjring party, tarian Kalimantan, tarian 1001 malam.

Fashion show pun dibawakan oleh desaigner

muda bernama Akeyla. Tampak masyarakat menikmati jalannya acara tersebut meski kegiatan itu baru dibuka. Rencananya, pada sore hari nanti akan ada talkshow yang dibawakan langsung oleh artis Mona Ratuliu. Lalu, bakal ada pula perform dari artis Bastian Steel dan Romaria.

Salah seorang pengunjung, Pratiwi (26) mengatakan, dirinya mengapresiasi acara yang digelar Sun Life Edufair yang bekerja sama dengan KORAN SINDO dan SINDOnews tersebut. Pasalnya, acara itu memberikan edukasi pada anak-anak dan memotivasi anak dalam memgembangkan bakatnya.

“Semoga acara ini terus ada yah, karena kan anak-anak bisa perform menunjukan bakatnya. Bakat anak kan memang sudah sebaiknya diasah sejak usia dini, acara ini bagus sekali karena anak-anak semua yang tampil unjuk gigi,” katanya di lokasi, Sabtu (21/10/2017).

 

 

Baca Juga :

 

 

Hari Kedua, Masyarakat Masih Padati Sun Life Edufair 2017

Hari Kedua, Masyarakat Masih Padati Sun Life Edufair 2017

Hari Kedua, Masyarakat Masih Padati Sun Life Edufair 2017
Hari Kedua, Masyarakat Masih Padati Sun Life Edufair 2017

 

 

Sun Life Edufair 2017 yang digelar di Mall Kota Kasablanka

, Jakarta pada Sabtu (21/10/2017) ini. Adapun gelaran acara yang bekerja sama dengan KORAN SINDO dan SINDOnews itu memasuki hari kedua dan tampak diramaikan masyarakat.

Berdasarkan pantauan, Sun Life Edufair 2017 hari kedua itu akan diisi berbagai acara, seperti Brighter Class Session dari berbagai sekolah, yakni Highscope, SD Tarakanita 5, Ichtus, Global Jaya, dan Al Azhar Kelapa Gading.

Lalu, ada pula tari-tarian yang bakal dibawakan

oleh sejumlah sekolah yang ada di Jadetabek pada gelaran di hari kedua ini. Pada gelaran hari kedua ini, ada pula Brighter Talent yang bakal diikuti oleh sekolah:

Alam Cikeas bakal menampilkan senam lantai

, Tarakanita 5 bakal menampilkan Taekwondo, BINUS menampilkan paduan suara, Homeschooling Kak Seto bakal menampilkan nyanyian, BM 400 bakal menampilkan nyanyian, Bellarminus bakal menamlilkan dongengan, Lab School Cibubur bakal menampilkan tarian, BPK Penabur menampilkan paduan suara.

Lalu, Al Azhar Kelapa Gading bakal menampilkan tari tradisional, Bellarminus menampilkam ballet, Global Sevilla menampilkan musik Hiphop, Don Bosco PI menampilkan tari tokecang, Islam Tugasku menampilkan tari tradisional, BM 400 menampilkan vokal grup.

Adapun acara yang digelar pada hari kedua ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 20.45 WIB malam nanti.

 

 

Sumber :

http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/penjelasan-tumbuhan-paku/

Di Pameran Ini Orang Tua Bisa Merencanakan Pendidikan Anak

Di Pameran Ini Orang Tua Bisa Merencanakan Pendidikan Anak

Di Pameran Ini Orang Tua Bisa Merencanakan Pendidikan Anak
Di Pameran Ini Orang Tua Bisa Merencanakan Pendidikan Anak

Bagaimana orang tua bisa menyiapkan bekal

untuk anak-anak mereka secara lebih baik? Salah satu bekal utama yang harus dipersiapkan tentu saja pendidikan. Namun, tidak semua orang mampu memberi bekal tersebut secara maksimal karena kendala dana.

Persoalan ini yang ingin dipecahkan PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life) bekerja sama dengan KORAN SINDO dan SINDOnews lewat Sun Life Edufair 2017. Dalam pameran edukatif tahunan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan informasi komprehensif seputar kebutuhan pendidikan anak, termasuk membantu para orang tua Indonesia dalam perencanaan pendidikan anak-anak mereka.

Presiden Direktur Sun Life Indonesia Elin Waty

mengatakan, Sun Life Edufair 2017 merupakan bentuk komitmen untuk membangun generasi Indonesia yang lebih baik. “Kami sebagai pelaku industri sangat senang bisa membantu dalam perencanaan keuangan, karena di sini kami melihat ada dinamika baru dan harus diantisipasi orang tua karena besarnya dana pendidikan yang kian membesar,” katanya dalam acara Sun Life Edufair 2017 yang digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Elin memahami keluarga Indonesia menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama karena merupakan langkah awal dalam meraih kesuksesan anak. Nah, dengan pemahaman perencanaan keuangan, orang tua akan mampu memanajemen keuangan secara matang, termasuk untuk pengalokasian dana pendidikan.

Sebagai pelaku industri yang memiliki

pengalaman panjang, pihaknya melihat ada dinamika baru dalam dunia pendidikan. Adanya perubahan ini harus diantisipasi oleh orang tua karena berimplikasi pada dana pendidikan. Karena itu, Elin kembali menekankan pentingnya orang tua memahami tentang rencana pendidikan anak, salah satunya mengenai pentingnya asuransi. Sayangnya, tingkat penetrasi asuransi pendidikan masih rendah.

“Oleh karena itu diperlukan edukasi seperti yang digelar di Edufair ini untuk perencanaan pendidikan anak. Orang tua bisa konsultasi dengan ahli perencanaan keuangan untuk menyiapkan rencana jangka panjang,” terangnya.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise sangat mendukung perencanaan pendidikan anak yang baik sejak dini. Termasuk di dalamnya perencanaan keuangan untuk pendidikan anak ke depan. Selain itu, setelah konvensi hak anak ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, maka pemerintah juga berkomitmen untuk melindungi anak dari kekerasan, termasuk kekerasan yang terjadi di sekolah.

“Baik itu kekerasan fisik maupun psikis,” imbuhnya. Karena itu, pemerintah berkepentingan untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap anak. Namun, tentu saja, hal ini tak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah tetapi perlu kerja sama dengan semua masyarakat. Untuk itu, Yohana mengajak para guru untuk bisa menjadikan sekolah sebagai tempat yang ramah anak.

 

 

Sumber :

https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/pengertian-dan-contoh-teks-ulasan/

Sejarah Nama Indonesia Secara Singkat

Sejarah Nama Indonesia Secara Singkat

Sejarah Nama Indonesia Secara Singkat
Sejarah Nama Indonesia Secara Singkat

Nama Indonesia berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama, sementara kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai (“Kepulauan Laut Selatan”). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (“Kepulauan Tanah Seberang”), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa (“Pulau Emas”, diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza’ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan, benzoe, berasal dari nama bahasa Arab, luban jawi (“kemenyan Jawa”), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil “orang Jawa” oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah (Sunda) yang disebut kulluh Jawi (“semuanya Jawa”).

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut “Hindia Muka” dan daratan Asia Tenggara dinamai “Hindia Belakang”, sementara kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l’Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang kelak juga dipakai adalah “Kepulauan Melayu” (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l’Archipel Malais). Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.

Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu “Insulinde”, yang artinya juga “Kepulauan Hindia” (dalam bahasa Latin “insula” berarti pulau). Nama “Insulinde” ini selanjutnya kurang populer, walau pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20.

Nama Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: “Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur”), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations (“Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia”). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (“nesos” dalam bahasa Yunani berarti “pulau”). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris):

“… Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi “Orang Indunesia” atau “Orang Malayunesia”
Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (sebutan Srilanka saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan Maladewa). Earl berpendapat juga bahwa bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago (“Etnologi dari Kepulauan Hindia”). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan yang sekarang dikenal sebagai Indonesia, sebab istilah Indian Archipelago (“Kepulauan Hindia”) terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. [1] Dan itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di Eropa.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

“Mr Earl menyarankan istilah etnografi “Indunesian”, tetapi menolaknya dan mendukung “Malayunesian”. Saya lebih suka istilah geografis murni “Indonesia”, yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia”
Ketika mengusulkan nama “Indonesia” agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi. [1]

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (“Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu”) sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah “Indonesia” di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah “Indonesia” itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah “Indonesia” itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah “Indonesia” adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau. Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk “Indonesia”) juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch (“Hindia”) oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander (“pribumi”) diganti dengan Indonesiër (“orang Indonesia”)..

Politik

Pada dasawarsa 1920-an, nama “Indonesia” yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, sehingga nama “Indonesia” akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai akibatnya, pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu. [1]

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,

“Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut “Hindia-Belanda”. Juga tidak “Hindia” saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air pada masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya.”
Di Indonesia Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama “Indonesia”. Akhirnya nama “Indonesia” dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia-Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesië diresmikan sebagai pengganti nama “Nederlandsch-Indie”. Permohonan ini ditolak. Sementara itu, Kamus Poerwadarminta yang diterbitkan pada tahun yang sama mencantumkan lema nusantara sebagai bahasa Kawi untuk “kapuloan (Indonesiah)”.

Dengan pendudukan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama “Hindia-Belanda”. Pada tanggal 17 Agustus 1945, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah Republik Indonesia.

Linguistik

Sebelum bahasa Indonesia ditahbiskan menjadi bahasa persatuan pada Sumpah Pemuda, maka sejumlah linguis Eropa telah menggunakan istilah “bahasa Indonesia” alih-alih “bahasa Melayu” untuk menyebut bahasa yang dipertuturkan di Indonesia, terutama setelah terlihat percabangan pembakuan bahasa yang dipertuturkan di kedua wilayah tersebut pada awal abad ke-20. Pada tahun 1901, Hindia-Belanda (kelak menjadi Indonesia) mengadopsi ejaan Van Ophuijsen, sedangkan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu (kelak menjadi bagian dari Malaysia) di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson.[2] Ejaan Van Ophuysen diawali dari penyusunan Kitab Logat Melayu (dimulai tahun 1896) van Ophuijsen, dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim.

Salah satu linguis yang memopulerkan nama bahasa Indonesia adalah linguis Swis, Renward Brandstetter (1860-1842), yang dikenal sebagai pencetus teori akar bahasa Austronesia yang sejak 1908 mulai menyebut dirinya sebagai indonesischer Sprachforscher (peneliti bahasa Indonesia). Tulisan-tulisan Brandstetter pada kurun waktu sebelumnya (1893-1908) yang disebutnya Malaio-polynesische Forschungen (studi [bahasa] Melayu Polinesia), mulai 1908 dinamai ulang menjadi Monographien zur indonesischen Sprachforschung (monograf-monograf mengenai riset bahasa Indonesia). Walaupun demikian, “bahasa Indonesia” yang dimaksud oleh Brandstetter lebih luas daripada sekadar bahasa di Hindia-Belanda saja, melainkan juga mencakup bahasa-bahasa Filipina, bahasa Madagaskar, “mulai dari Formosa hingga ke Madagaskar” oleh karena itu penggunaan istilah Indonesia oleh kalangan lingustik tidak memiliki konotasi geopolitis yang sama dengan masa sekarang, melainkan sebagai cabang dari rumpun bahasa Melayu-Polinesia Barat atau Austronesia Barat[4]. Penelitian Brandstetter tentang Bahasa Indonesia telah diterbitkan dalam bahasa Inggris pada tahun 1916 (empat esai) dan satu di antaranya telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia pada 1956[6]. Esai-esai itu mempengaruhi perkembangan ilmu linguistik Austronesia. Tentang ketertarikannya, ia menyebutkan pengaruh Niemann, Hurgronje, Adriani, dan Conant: “… Dengan begitu bertahun-tahun saja telah mempeladjari berbagai teks dalam bahasa Indonesia, mula-mula dibawah pimpinan Niemans, kemudian sendiri sadja. Kalau teks-teks itu tiada memuaskan, maka saja – oleh sebab tak pernah mengundjungi Indonesia – berhubungan dengan kaum penjelidik jang telah berpuluh-puluh tahun diam disana, untuk memperoleh keterangan dengan lisan, terutama dengan Snouck Hurgronje, Adriani dan Conant.”

Penggunaan istilah “bahasa Indonesia” dalam pengertian modern, yaitu seperti dalam pemikiran Suryaningrat, baru muncul setelah 1918, dan dipakai dalam karya-karya, a.l.: Adriaanse (1918), Jonkman (1918), Ratu Langie (1918). Secara internasional, istilah tersebut mulai digunakan luas pada 1920-an, seperti dalam Weber (1922), dan Congres International Pour la Paix di Paris (1926).

 

Baca Artikel Lainnya: