Month: September 2019

Kunci Sukses Dalam Perjuangan Meraih Mimpi

Kunci Sukses Dalam Perjuangan Meraih Mimpi

Untuk Anda yang sedang berjuang meraih mimpi-mimpi, apa kabar?

Mungkin di antara Anda ada yang sedang melakukan perjuangan dalam pendidikan, karir, keluarga, hingga rumah tangga. Berusaha mencapai kehidupan yang lebih baik dan senantiasa merasakan BAHAGIA dan SUKSES.

Dalam perjuangan itu, ada yang masih memulai, ada yang sudah kehabisan energi di tengah jalan, dan ada juga yang meski jatuh berkali-kali, tetap mencoba berdiri dan berjuang kembali. Apa pun keadaan Anda saat ini, pastikan perjuangan itu mengantongi 3 kunci. Kunci yang umumnya bisa memotivasi, memberikan energi, dan meningkatkan percaya diri untuk merealisasikan mimpi-mimpi.

3 kunci sukses perjuangan meraih mimpi itu adalah:

KETAKUTAN
Takut itu hal yang wajar dirasakan semua manusia. Baik itu pahlawan atau seorang pengecut sekali pun, pasti pernah merasakan takut. Bedanya, pahlawan dan para pemenang mengatasi ketakutan itu, sementara para pengecut memilih lari.

Dalam proses perjuangan, tentunya kita akan bertemu dengan tantangan, masalah, ujian, dan bentuk krisis lainnya. Meski demikian, tetaplah maju dan jangan berhenti. Pelajari dengan baik bagaimana kunci mengatasi ketakutan dan mengubahnya jadi kekuatan.

STRATEGI
Ingatkah Anda pertarungan antara George Foreman dan Muhammad Ali. Publik tahu Foreman memiliki kekuatan, kecepatan, dan postur tubuh yang melebihi Ali. Usianya pun lebih muda. Namun, dengan strategi Ali memenangkannya.

Ali bersandar di tali dan membiarkan Foreman memukulinya sambil menunggu Foreman kehabisan energi. Ali tahu cara itu mengurangi efek pukulan. Setelah ada kesempatan, “baammm”, Ali sukses membuat Foreman K.O.

Perjuangan itu butuh strategi, jika ingin mencapai kemenangan secara tepat. Tanpa strategi, perjuangan terasa tak tentu arah dan justru membuat diri sendiri bingung mau di bawa ke mana. Strategi ini juga yang sering menjadi kunci, seberapa banyak, seberapa besar, dan seberapa cepat, tujuan atau target dalam mimpi tercapai.

LEWATI BATAS DIRI
Mereka yang sukses dalam segala hal, selalu mendorong dirinya melakukan hal lebih, melebihi batas kemampuannya. Ini karena setiap orang tumbuh dalam persaingan dengan terus meningkatkan standarnya.

Untuk itu, dalam perjuangan sangat penting mempelajari berbagai hal baru. Semua itu akan membuat kita semakin matang dan baik dalam menghadapi hidup. Seperti kata “Menuju tak terbatas dan melampauinya.”

Meraih impian, apa pun itu tidak hanya mengatakan “saya ingin sukses” atau “saya ingin bahagia”. Anda wajib mengaplikasikannya secara konsisten dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ingat! hidup adalah perjuangan.

Selamat berjuang mewujudkan mimpi! Semoga Kunci Sukses Dalam Perjuangan Meraih Mimpi Tadi Mampu Membuat Kita Semangat dan Menjadi Kenyataan.

Baca Juga :

Makanan Penyebab Pelemahan Otak Pada Anak

Makanan Penyebab Pelemahan Otak Pada Anak

Sebagai orang tua pasti Anda tidak menginginkan hal tersebut, bukan? Maka teknik terbaik guna memaksimalkan potensi anak ialah dengan menghindari makanan pelemah otak. Alih-alih menyajikan makanan yang berbahaya untuk si kecil, lebih baik kita menyiapkan makanan sehat nan kaya gizi. Nah, supaya lebih jelas, yuk simak sederet makanan pelemah benak di bawah ini.

Makanan Kaya Gula

Disadari atau tidak, makanan yang berisi gula tinggi termasuk makanan yang sangat sering dikonsumsi anak. Hampir seluruh anak menyenangi makanan pelemah otak, laksana kue, gulali, sereal, biskuit, cokelat, dan permen.

Junk Food

Sudah bukan rahasia lagi andai junkfood adalahmakanan yang usahakan tidak dikonsumsi. Meskipun makanan siap saji terasa lezat dan menggoda, namun kadar gizinya paling rendah.

Daging Olahan

Tahukah kita bahwa nyaris semua jenis daging olahan, laksana nugget, smokebeef, sosis, dan bakso dalam kemasan berisi senyawa kimia? Senyawa kimia ini dapat mengakibatkan penurunan faedah otak dan memicu sekian banyak masalah kesehatan di lantas hari.Alih-alih melakukan pembelian daging olahan kemasan, lebih baik kita membuatnya sendiri di rumah. Di samping lebih hemat, makanan yang diciptakan sendiri jauh lebih aman, bersih, dan sehat.

Makanan kaya Sodium

Makanan yang berisi sodium tinggi, laksana keripik dan biskuit dominan buruk pada faedah otak. Anak akan susah berkonsentrasi pada pelajaran, keterampilan kognitifnya juga menurun.

Makanan yang Mengandung Pengawet

Makanan berpengawet bisa mengganggu kerja ginjal, menurunkan kesehatan jantung, dan menambah risiko kanker.Anak yang terlalu tidak jarang mengonsumsi makanan berpengawet rentan terpapar gangguan pernapasan, saraf, dan pencernaan. Tak melulu itu saja, makanan yang berisi pengawet bisa melemahkan daya pikir anak. Anak juga menjadi lebih lamban, susah mengingat, dan mengetahui sesuatu.

Sumber : http://chat.kanichat.com/jump.jsp?https://www.pelajaran.co.id

Kenali Gejala Disleksia Sejak Dini

Kenali Gejala Disleksia Sejak Dini

Apakah anak Anda kendala membedakan sejumlah bunyi atau huruf? Bisa saja itu ialah salah satu fenomena disleksia. Disleksia sendiri adalahgangguan kendala belajar yang seringkali ditandai dengan ketidakmampuan guna mengenal sejumlah simbol, huruf, dan angka melewati penerimaan penglihatan dan pendengaran. Gejala masing-masing anak yang menderita disleksia dapat saja berbeda. Oleh sebab itu, yuk kenali semenjak dini gejala-gejala disleksia!

Terlambat Bicara
Jika kita mempunyai anak yang terlambat bicara atau kendala untuk berbahasa, ini dapat jadi gejala mula disleksia. Bagi mengetahuinya, Anda dapat membandingkan kemampuan berkata dengan anak kita dengan anak seusianya. Namun, fenomena ini tidak dapat dijadikan patokan sepenuhnya. kita perlu meneliti lebih jauh. Mungkin saja anak kita memang lambat berkata karena ada hal lain laksana kurangnya rangsangan dari lingkungan untuk menyuruh anak bicara.

Kesulitan dalam Mengenal Bunyi dan Huruf
Gejala disleksia yang dapat Anda lihat atau amati semenjak dini pada anak Anda ialah kesulitan dalam mengenal sejumlah bunyi dan huruf. Kebanyakan huruf yang sangat sulit diingat ialah huruf b, p, m, dan n. Anak yang menderita disleksia seringkali tidak dapat membedakan mana huruf b dan p atau huruf m dan n. Huruf-huruf itu terlihat serupa sehingga tidak jarang tertukar. Anak disleksia pun mempunyai tingkat kepekaan bunyi atau fonologi yang rendah. Mereka bakal mengalami kendala untuk mengenali bunyi ‘b’ pada ‘bola’ saat diganti dengan ‘p’ pada ‘pola’.

Kesulitan dalam Mengeja
Gejala disleksia selanjutnya ialah tidak dapat atau susah dalam mengeja. Banyaknya huruf yang nampak sama tidak jarang membingungkan sampai-sampai sulit untuk anak disleksia untuk mengeja bunyi huruf dan merangkainya menjadi suatu kata atau suku kata. Akibatnya anak-anak yang menderita gangguan kendala belajar ini kendala dalam belajar membaca.

Kesulitan dalam Mengingat Urutan
Jika si kecil kendala dalam menilik urutan sebuah objek atau mencatat huruf alfabet tidak cocok dengan urutan, ini pun termasuk salah satu fenomena disleksia. Untuk memahami apakah anak menderita gangguan kendala belajar ini atau tidak, Anda dapat mencoba mengajari anak nama-nama hari melewati nyanyian. Lalu perhatikan, apakah anak memiliki kendala dalam menilik urutan nama hari atau tidak.

Sumber : http://www.webstyles-portuguese.info/track.php?l=www.pelajaran.co.id

Tuhan Memberiku Banyak Anugerah

Tuhan Memberiku Banyak Anugerah

Tuhan Memberiku Banyak Anugerah
Tuhan Memberiku Banyak Anugerah

Namaku Aini (nama samaran), aku dilahirkan di sebuah kota besar di Timur Indonesia, usiaku saat ini 27 tahun dan memilki satu adik dan dua orang kakak. Perjalanan hidupku memang mengalami banyak liku-liku, suka duka, bahkan kepahitan hidup yang membuatku terus meneteskan air mata, hingga rasanya pada titik tertentu air mata ini habis terkuras oleh kepedihan hidup.

Pada mulanya kehidupanku terasa berjalan sangat normal. Keluarga kami cukup dihormati, karena ayahku adalah seorang kepala bagian di sebuah BUMN. Ayah adalah seorang sosok yang begitu hangat terhadap keluarga, walau dari mulutnya jarang terucap kata-kata sayang dan cinta, namun dari perlakuannya terhadap kami, aku yakin bahwa ayah amat menyayangi kami sekeluarga. Namun untuk urusan pendidikan, ayah bersikap sangat tegas dan keras.

Kebahagiaan semasa kecil, ternyata berlalu dengan sangat singkat. Semua bermula dengan jatuh sakitnya kakakku yang tertua, Sebut saja namanya Irfan (nama samaran). Irfan adalah anak kesayangan ayah, yang menurut ayah anak terpintar di keluarga dan kelak akan dapat membahagiakan kami semua.

Sakitnya Irfan membuat keluarga terutama ayah, begitu tertekan. Di pagi hari, tiba-tiba rumah kami dipenuhi sanak famili. Dan seorang tante membisikan ketelingaku bahwa Irfan sudah meninggal dunia. Seketika bumi sepertinya hendak runtuh dan aku menjerit histeris. Tak lama berselang mobil jenzah tiba, kulihat tubuh kakakku terbujur kaku.

Beberapa bulan sejak kepergian Irfan, ayah memutuskan untuk pindah tempat tinggal. Menurut ayah kenangan yang ada di rumah selalu mengingatkan ayah pada almarhum Irfan. Setelah menjual rumah dan tanah, ayah lantas mengambil pensiun dini dan mencoba menjadi pengusaha dengan membeli beberapa kios untuk berjualan. Namun usaha yang dirintis ayah tidak membuahkan hasil.

Lambat laun, keadaan ayah semakin melemah. Ayah yang semula kukenal sebagai seorang penuh dengan fitalitas dan semangat, saat itu mulai sering berputus asa. Ia selalu saja mengatakan jika Irfan masih hidup, mungkin kehidupan keluarga tidak akan seperti ini. Setelah itu beliau jatuh sakit. Saat diperiksa dokter yang merawatnya mengatakan bahwa ayah mengalami depresi dan tekanan mental yang luar biasa hingga di otaknya ditemui sesuatu yang ganjil.

Di saat keadaan yang serba sulit itu bertambah sulit saat kakak keduaku mengalami perilaku yang tak lazim. Ia mulai suka menyendiri dan bahkan berbicara sendiri, pergi pagi hari dan puang saat malam menjelang. Semakin lama tingkahnya semakin menghawatirkan, seringkali ia marah-marah tanpa sebab, berteriak dan menangis. Dan semua itu semakin memperparah keadaan ayah.

Dua tahun lamanya kami berjuang untuk kesembuhan ayah dan kakakku. Seringkali ibu harus mondar-mandir dari kamar ayah untuk menghiburnya, lalu ke kamar kakak untuk meredakan emosinya. Itu semua membuat keadaan ekonomi kami semakin hancur, karena ibu terpaksa harus mempergunakan tabungannya untuk keperluan sehari-hari dan pengobatan ayah serta kakakku.

Beberapa minggu kemudian, ayah akhirnya tak kuasa lagi memendam tekanan batinnya, beliau akhirnya menghebuskan nafasnya yang terakhir, dalam kematiannya yang begitu menyedihkan, ayah membawa luka hati karena menyaksikan anak keduanya mengalami gangguan jiwa dan aku hanya bisa menjerit histeris dan sekali lagi air mata ini mengalir deras membasahi seluruh jiwa yang lara.

Namun, hidup memang harus kami lanjutkan. Selanjutnya aku tumbuh menjadi remaja yang yang tak termotifasi dengan hal apapun. Kalaupun aku berkuliah, itu karena aku tak tega dengan ibu yang ingin melihatku berhasil dalam pendidikan. Itupun sering terganggu dengan keadaan kakak yang terus saja membuat ibuku susah bahkan tak jarang ibu menangis dan merintih teramat sedih, menahan beban hidupnya yang demikian pahit.

Dengan susah payah aku mencoba berkonsentrasi menyelesaikan kuliahku. Kadang-kadang aku harus meminjam uang dari teman-teman untuk membayar kembali mata kuliah yang harus kuambil ulang, karena uang kuliah yang diberikan ibu seringkali kupakai untuk hal-hal yang tidak semestinya.

Dan aku harus menerima resiko dari apa yang telah aku lakukan. Satu persatu teman seangkatanku lulus dan mendapat pekerjaan dan aku tertinggal dengan hutang-hutang yang harus aku bayar. Aku hanya bisa memohon kiranya Tuhan memberiku kekuatan agar aku mampu melewati cobaan demi cobaan.

Perlahan-lahan mulai nampak jalan terang. Untunglah Tuhan masih memberiku jalan. Aku mencoba meneruskan usaha yang dirintis ayah dan juga memberikan les privat buat anak-anak tetanggaku, dan mulai mengumpulkan uang hingga aku bisa membayar hutang dan melunasi cicilan uang kuliahku. Dan akupun berhasil menyelesaikan kuliahku walau dengan hasil yang pas-pasan.

Semakin hari aku semakin sadar bahwa hidup tanpa Tuhan adalah kebodohan dan aku lebih baik mati daripada hidup jauh dari Tuhan. Aku yakin bahwa keberhasilanku mengatasi permasalahan hidup adalah juga karena kuasa-Nya. Aku merasa selama ini tak pernah mensyukuri apa yang telah aku dapatkan, padahal masih banyak orang yang lebih menderita dari aku, Dan kini aku sadar, bahwa Tuhan telah memberiku banyak anugerah yang tidak aku sadari.

Baca Juga : 

Kasih Sayang Ibu

Kasih Sayang Ibu

Kasih Sayang Ibu
Kasih Sayang Ibu

Sang ibu berdiri di depan hakim menguraikan kisahnya yang pahit dengan anak perempuannya. Anak perempuan satu-satunya. Sang ibu telah mengorbankan masa mudanya, kesenangan dan kebahagiaannya demi anaknya.

Dia berkorban tidak keluar menonton hanya agar anaknya tidak ditinggal sendirian. Dia memakai pakaian yang koyak agar dapat membelikan anaknya gaun baru. Dia selalu mendahulukan anaknya atas dirinya; anak yang makan lebih dahulu dan ibu yang makan sisa anaknya.

Tetapi sang anak mengingkari budi ibu. Dia tidak menyukainya bahkan membencinya. Sang anak menilai ibunya sebagai penjaga penjara yang terbuat dari emas, tetapi melarangnya keluar bersama temannya dan menuntut darinya pertanggungjawaban yang berat setiap hari.

Kalau ia pulang, ibu selalu bertanya, “Dari mana Engkau? Siapa saja yang Engkau temui? Dan apa saja obrolan kalian?” Kalau sang anak duduk terdiam, ibunya bertanya, “Mengapa diam? Apa yang Engkau pikirkan?”

Perintah ibu pun tidak henti-hentinya; Cuci kakimu! Sisir rambutmu! Gosok gigimu! Duduk yang baik! Jangan cibirkan bibirmu ketika bicara! Dan lain-lain.

Sang anak memutuskan bahwa cara satu-satunya untuk bebas dari aneka belenggu itu adalah menghabisi ibunya. Maka setiap hari ia mencampurkan sedikit racun dalam makanan ibunya, yang mengakibatkan kesehatan sang ibu memburuk hingga dimasukkan ke rumah sakit. Para dokter menemukan bahwa ada racun yang diberikan kepadanya sejak tiga bulan yang lalu dan seandainya itu berlanjut selama seminggu lagi, niscaya ibu yang malang itu akan meninggal.

Polisi turun tangan dan akhirnya sang anak mengaku bahwa dialah yang memberi racun itu. Di depan pengadilan sang anak mengaku bahwa ia tidak menyesal atas perbuatannya karena dia tidak menyukai ibunya dan memang ingin melepaskan diri darinya. Hakim peradilan Sheffield Inggris terperanjat dan menyatakan bahwa kejahatan tersebut amat serius.

Ini adalah upaya pembunuhan yang disengaja dan dengan tekad yang kuat. Karena itu sang hakim memutuskan bahwa sang anak harus dimasukan dalam penjara anak-anak, tetapi karena undang-undang dalam kasus semacam ini menetapkan keharusan adanya persetujuan tertulis ibu, maka sang hakim mengharap kiranya sang ibu membubuhkan tanda tangan untuk persetujuannya.

Sang ibu memegang pena dengan tangan gemetar dan mulai menggoreskan tanda tangannya atas putusan itu. Tetapi tiba-tiba dia berhenti dan pena terjatuh dari tangannya. Ia lalu menoleh kepada hakim dengan air mata yang berlinang sambil berkata, “Saya harap berilah aku kesempatan sekali lagi, juga dia.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu

Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu

Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu
Fokus dan Nikmati Pekerjaanmu

Alkisah, ada seorang pianis yang sangat piawai memainkan tuts pianonya. Dia telah memenangi banyak kejuaraan dan telah menjalani pertunjukan di berbagai tempat. Tidak peduli penonton yang menyaksikan pertunjukkannya banyak atau sedikit, ataupun dia berhasil memenangkan pertadingan atau tidak, saat bermain piano, wajahnya tampak selalu berseri-seri, enjoy, seakan di sanalah letak segala kebahagiaannya.

Pada suatu hari, saat reuni dengan teman-teman lamanya, seorang sahabat bertanya kepadanya, “Kami perhatikan, saat bermain piano, kamu terlihat begitu senang dan bahagia. Sepertinya tidak ada kesusahan sama sekali!”

“Lho, hidup memang seharusnya dihadapi dengan senang kan?” jawabnya si pianis sambil tersenyum. Lalu ua melanjutkan, “Yah, kalian tahu kan bagaimana masa remajaku dulu. Begitu banyak hobi dan aktivitas yang aku geluti. Mulai dari menggambar, bermain musik, juga berbagai cabang olah raga. Ambisiku satu, yaitu ingin selalu menjadi juara di setiap lomba. Aku rajin berlatih dan berusaha, tetapi karena begitu banyak kegiatan, akhirnya tidak mampu berprestasi secara maksimal dan gagal. Kegagalan-kegagalan itu membuatku kecewa, marah, sedih, dan frustasi pada diri sendiri. Aku pun mulai malas-malasan dan kehilangan motivasi sehingga pelajaran di sekolah pun ikut jatuh.”

“Sekarang kamu bisa menjadi seorang pianis hebat yang tampak selalu happy. Bagaimana ceritanya?” tanya temannya penasaran.

“Melihat raporku yang jelek dan kelakuanku yang menyebalkan, ayahku tidak marah dan berusaha menyadarkan aku. Suatu hari, saat kami sedang bersantai, ayah melakukan sedikit eksperimen. Beliau mengambil segenggam jagung dan sebuah corong kecil. Telapak tanganku diletakkan di bawah corong. ‘Kamu tangkap jagung ini ya,’ kata ayah.Lalu dilepaslah sebiji jagung, yang segera meluncur cepat dan tertangkap di telapak tanganku. Kemudian satu biji lagi, dan tertangkap lagi dengan sempurna.

‘Nah, sekarang siap-siap ya!’ seru ayah sambil melepas segenggam jagung ke corong. Apa hasilnya? Tidak ada satu biji jagung pun yang jatuh ke tanganku karena lobang corong kecil dan biji jagung tersumbat di situ.

Begini penjelasan ayahku: ‘Seperti itulah kehidupan ini; setiap hal atau pekerjaan harus dikerjakan satu persatu, fokus, dan penuh konsentrasi. Maka setiap pekerjaan akan bisa diselesaikan dengan baik dan maksimal, sehingga kamu puas dan merasa bahagia.'”

Kerabat Imelda…Seringkali kita berkeinginan melakukan banyak pekerjaan sekaligus dan mendapatkan hasil yang memuaskan, namun dalam kenyataannya justru kekecewaan yang didapat.

Untuk menghasilkan sukses yang luar biasa, kita harus fokus pada satu titik pekerjaan terlebih dahulu. Lakukan pekerjaan satu persatu dan fokuskan pada apa yang menjadi kelebihan kita. Jika kita melakukan pekerjaan dengan penuh cinta, konsentrasi, dan keyakinan, niscaya hasilnya akan memuaskan, bahkan tidak jarang dampaknya akan mengejutkan

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Prinsip Konsesi

Prinsip Konsesi

Prinsip Konsesi
Prinsip Konsesi

Pengertian:

– Dalam kosensi, Pemerintah memberikan tanggung jawab dan pengelolaan penuh kepada kontraktor (konsesioner) swasta untuk menyediakan pelayanan-pelayanan infrastruktur dalam suatu area tertentu, termasuk dalam hal pengoperasian, perawatan, pengumpulan dan manajemennya.

– Konsesioner bertanggung jawab atas sebagian besar investasi untuk membangun, meningkatkan kapasitas, atau memperluas jaringan, dimana konsesioner mendapatkan pendanaan atas investasi yang dikeluarkan berasal tarif yang dibayar oleh konsumen.

– Sedangkan peran pemerintah bertanggung jawab untuk memberikan standar performance dan menjamin kepada konsesioner.

– Intinya, peran pemerintah telah bergeser dari yang dulunya penyedia pelayanan (provider) menjadi pemberi aturan (regulator) atas harga yang dikenakan dan jumlah harus disediakan.

– Aset-aset infrastruktur yang tetap diperayacakan kepada kosesioner untuk waktu kontrak tertentu, tetapi setelah biasanya 25 tahun. Lamanya tergantung pada lamanya kontrak dan waktu yang dibutuhkan oleh konsesioner swasta untuk menutup biaya yang telah dikeluarkan.

Contoh Kerjasama Prinsip Konsesi:

Pada sektor persampahan…

– pemerintah memberikan suatu konsesi untuk membangun suatu tempat daur ulang serta pengoperasiannya atau membangun suatu fasilitas yang dapat mengubah sampah manjadi suatu energi.

Pada sektor air bersih…

– konsesi memiliki peran penuh dalam pelayanan air pada suatu area tertentu.

Catatan:

Cara konsesi telah banyak digunakan baik tingkat kota maupun tingkat nasional.

Struktur Pembiayaan Prinsip Konsesi:

– Pihak swasta bertanggung jawab atas semua modal dan biaya operasional termasuk pembangunan infrastruktur, energi, material, dan perbaikan-perbaikan selama berlakunya kontrak.

– Pihak swasta dapat berwenang untuk mengambil langsung tarif dari pengguna. Tarif yang berlaku telah ditetapkan sebelumnya pada perjanjian kontrak konsesi, dimana adapun tarif ini ada kemungkinan untuk berubah pada waktu-waktu tertentu.

– Pada beberapa kasus, pemerintah dapat membantu pendanaan untuk menutup pengeluaran konsesioner dalam hal ini merupakan salah satu bentuk jaminan pemerintah namun sebaiknya hal ini dihindarkan.

4. Prinsip Join Venture

Pengertian:

– Kerja sama joine venture merupakan kerja sama pemerintah dan swasta dimana tanggung jawab dan kepemilikan ditanggung bersama dalam hal penyediaan pelayanan infrastruktur. Dalam kerja sama ini masing-masing pihak mempunyai posisi yang seimbang dalam perusahaan.

– Kerja sama ini bertujuan untuk memadukan keunggulan sektor swasta seperti modal, teknologi, kemampuan manajemen, dengan keunggulan pemerintah yakni kewenangan dan kepercayaan masyarakat.

– Perlu diperhatikan pemegang saham mayoritas dan minoritas karena hal ini berkaitan dengan kekuasaan menjalankan perusahaan dan menentukan kebijaksanaan perusahaan karena prinsip kerja sama ini satu saham satu suara.

– Dibawah joinn venture, pemerintah dan swasta dapat membentuk perusahaan baru baru atau menggunakan perusahaan penyedia infrastruktur yang ada (misal perusahaan swasta menjual sebagian mdal kepada swasta). Adapun perusahaan yang ada memiliki fungsi yang independen terhadap pemerintah.

Struktur Pembiayaan Prinsip Joint Venture :

– Di bawah model kerja sama joint venture ini, pihak pemerintah dan swasta harus berkontribusi dalam pembiayaan dari sejak awal, mulai dari pembiayaan studi kelayakan proyek sampai mempersiapkan investasi pada perusahaan baru ketika telah terbentuk.

– Modal-bersama PPP ini memerlukan kesepakatan sebelumnya untuk menanggung resiko dan membagi keuntungan secara bersama-sama. Dengan kata lain, masing-masing harus memiliki kontribusi melalui proyek pembangunan dan implementasinya.

– Secara optimal, perusahaan seharusnya membiayai secara independen. Tapi bagaimanapun tidak menutup kemungkinan pemerintah memberikan subsidi pada perusahaan atau pada penggunaanya namun hal ini dilakukan jika sangat mendesak dan diusahakan agar dihindari.

Catatan:

– Joine venture dapat digunakan konbinasi dari beberapa tipe kerja sama pemerintah dan swasta yang lain.

Misal pemerintah membuka modal secara bersama, khususnya dalam hal pelayanan, BOT, atau konsensi untuk penyediaan infrastruktur.

– Kerja sama Joint venture merupakan suatu alternatif yang dapat dikatakan “benar-benar” public private partnership yaitu antara pemerintah, swasta, lembaga bukan pemerintah, lembaga lainnya yang dapat menyumbangkan sumber daya mereka yang bisa saling “share” dalam menyelesaikan masalah infrastuktur lokal.

– Dibawah Joine venture pemerintah selain memiliki peran sebagai pemberi aturan, juga berperan sebagai shareholder yang aktif dalam menjalankan suatu perusahaan bersama.

– Di bawah Joint venture, pemerintah dan swasta harus bekerja sama dari tahap awal, pembentukan lembaga, sampai pada pembangunan proyek.

5. Prinsip Community-Based Provision (CBP)

Pengertian:

– CBP dapat terdiri dari perorangan, keluarga, atau perusahaan kecil.

– CBO memiliki peran utama dalam mengorganisasikan penduduk miskin ke dalam kegiatan bersama dan kepentingan mereka akan direpresentasikan dan dinegosiasikan dengan NGO dan pemerintah.

– NGO berperan untuk menyediakan proses manajemen, menengahi negosisasi antara CBO dan lembaga yang lebih besar lainnya dalam hal bentuk jaringan kerjasama, pemberian informasi ataupun kebijasanaan.

Struktur Pembiayaan Prinsip Community-Based Provision (CBP):

– Community-based provision memiliki karakteristik khusus yaitu memerlukan biaya rendah dan biaya tersebut dapat dikatakan sebagai “modal”-nya yang telah disediakan oleh penyedia setempat beserta material mereka.

– Pengorganisasian dan biaya material biasanya disediakan oleh NGO-NGO, sumbangan-sumbangan, asisten pengurus pembangunan, pemerintah atau oleh komunitas tersebut.

– Biaya perawatan seharusnya didapat dari tarif pengguna atau pendapatan.

– Pengetahuan setempat yang ada secara menyeluruh dapat mengikuti dengan pembangunan yang ada setidaknya dapat memberikan salah satu solusi dari kebutuhan biaya dimana tetap menjaga pengeluaran yang rendah.

Contoh Kerjasama Prinsip Community-Based Provision (CBP):

Baca Juga :

Piramida Kekuasaan dan Jenjang Manajemen

Piramida Kekuasaan dan Jenjang Manajemen

Piramida Kekuasaan dan Jenjang Manajemen
Piramida Kekuasaan dan Jenjang Manajemen

Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak).

 

Gambar 2. Piramida Jenjang Manajemen

Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).

Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi.

Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer, bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer).

Meskipun demikian, tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan.

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Prinsip-prinsip Umum Manajemen

Prinsip-prinsip Umum Manajemen

Prinsip-prinsip Umum Manajemen
Prinsip-prinsip Umum Manajemen

Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:

  1. Pembagian kerja (division of work)
  2. Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
  3. Disiplin (discipline)
  4. Kesatuan perintah (unity of command)
  5. Kesatuan pengarahan (unity of direction)
  6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri (subordination of individual interests to the general interests)
  7. Pembayaran upah yang adil (renumeration)
  8. Pemusatan (centralisation)
  9. Hirarki (hierarchy)
  10. Tata tertib (order)
  11. Keadilan (equity)
  12. Stabilitas kondisi karyawan (stability of tenure of personnel)
  13. Inisiatif (Inisiative)
  14. Semangat kesatuan (esprits de corps)

Sumber : https://filehippo.co.id/

Pengertian dan Sumber-Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Pengertian dan Sumber-Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Pengertian Pendapatan Asli Daerah – atau yang disingkat PAD bisa merujuk terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri atau Permendagri No. 37 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam ketentuan tersebut, Pendapatan Asli Daerah jadi salah satu bagian berasal dari Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran dan merupakan perkiraan yang terukur secara rasional dan memiliki kepastian dan juga dasar hukum penerimaannya.

Dengan mengacu terhadap Permendagri tersebut, secara keseluruhan terdapat tiga komponen Pendapatan Daerah adalah Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Untuk menyadari lebih komprehensif tentang eksistensi dan pengertian Pendapatan Asli Daerah dalam APBD bisa dilihat terhadap gambar berikut:

Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipunggut berdasarkan ketentuan sesuai bersama dengan ketentuan perundang-undangan yang dalam perihal ini adalah UU No 33 Tahun 2004. Pendapatan Asli Daerah bersumber berasal dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. Pendapatan Asli Daerah bertujuan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mendanai pelaksanaan otonomi daerah sesuai bersama dengan potensi daerah sebagai perwujudan desentralisasi.

Sumber-Sumber Pendapatan Asli Daerah

Dari pengertian Pendapatan Asli Daerah di atas, penjelasan tiap-tiap sumber pendapatan asli daerah selanjutnya adalah sebagai berikut:

1. Pajak Daerah

Pajak Daerah, yang seterusnya disebut Pajak, adalah kontribusi kudu kepada Daerah yang terutang oleh orang privat atau badan yang berupa memaksa berdasarkan Undang-Undang, bersama dengan tidak meraih imbalan secara segera dan digunakan untukkeperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

2. Retribusi Daerah

Retribusi Daerah, yang seterusnya disebut Retribusi, adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau bantuan izin khusus yang khusus disajikan dan/atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk kepentingan orang privat atau badan.

3. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

Kekayaan negara yang dipisahkan adalah komponen kekayaan negara yang pengelolaannya diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. Pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan ini merupakan subbidang keuangan negara yang khusus ada terhadap negara-negara nonpublik.
Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan merupakan bagian berasal dari PAD daerah tersebut, yang antara lain bersumber berasal dari bagian laba berasal dari perusahaan daerah, bagian laba berasal dari instansi keuangan bank, bagian laba atas penyertaan modal kepada badan usaha lainnya.

4. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah meliputi :
Hasil penjualan kekayaan Daerah yang tidak dipisahkan;
Jasa giro;
Pendapatan bunga;
Keuntungan selisih nilai ganti rupiah terhadap mata uang asing; dan Komisi, potongan, ataupun bentuk lain sebagai akibat berasal dari penjualan dan/atau pengadaan barang dan/atau jasa oleh Daerah.
Merujuk terhadap Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 Pasal 1 Ayat 18 menyebutkan Pendapatan Asli daerah, seterusnya disebut PAD adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan ketentuan daerah sesuai bersama dengan ketentuan perundang-undangan. Sebagai tambahan pengertian PAD menurut para pakar kita menhutip dua pendapat yakni menurut Abdul Halim (2007:96) “Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan seluruh penerimaan daerah yang berasal berasal dari sumber ekonomi asli daerah”.

Sedangkan berdasarkan pendapat yang dikemukakan Mardiasmo (2002:132) “PAD adalah penerimaan daerah berasal dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah”.

Dari bermacam pendapat tentang PAD di atas bisa diambil kesimpulan bahwa Pendapatan Asli Daerah adalah penerimaan daerah yang sumbernya berasal berasal dari daerah itu sendiri berupa dana yang pemerolehannya dikelola oleh pemerintah daerah beserta jajarannya dan telah diatur oleh ketentuan perundang-undangan. Dengan kata lain pendapatan asli daerah merupakan pendapatan yang di terima oleh pemerintah daerah atas segala sumber-sumber atau potensi yang ada terhadap daerah yang kudu diolah oleh pemerintah daerah dida lam meraih pendapatan daerah.

Itulah Pengertian Pendapatan Asli Daerah atau yang dikenal bersama dengan PAD dan juga penjelasan tiap-tiap sumbernya. Semoga para pembaca bisa lebih menyadari tentang apa itu PAD.

Sumber : https://tokoh.co.id/

Baca Juga :