Month: March 2020

Polytron Rilis Lima Smartphone Superhero Zap 6 dengan Fira OS

Polytron Rilis Lima Smartphone Superhero Zap 6 dengan Fira OS

Polytron Rilis Lima Smartphone Superhero Zap 6 dengan Fira OS
Polytron Rilis Lima Smartphone Superhero Zap 6 dengan Fira OS

Sejak pertama terjun ke industri ponsel pada tahun 2012 hingga sekarang, Polytron berhasil menjual tiga juta ponsel di Indonesia. Tidak mau puas dengan capaian tersebut, Polytron meluncurkan lima smartphone barunya di awal 2016 ini.

Polytron sudah menyiapkan smartphone dengan nama Zap 6 sebagai penerus Zap 5. Tidak tanggung-tanggung, seri Zap 6 ini terdiri dari lima varian smartphone. Dua di antaranya sudah bisa dipesan di Blibli.com mulai 28 Januari hingga 17 Februari 2016, yaitu Zap 6 Posh (Rp1.699.000) dan Zap 6 Posh Note (Rp1.899.000).

polytron-zap-6

Polytron Zap 6 Posh dan Zap 6 Posh Note bagaikan pinang dibelah dua.

Pasalnya, keduanya mengusung hardware serupa, seperti CPU 4-core MediaTek MT6735A 1,3 GHz, RAM 2 GB, storage 16 GB, duo kamera 8 dan 5 MP, serta sistem operasi Fira OS berbasis Android 5.1. Perbedaan keduanya tak lain adalah desainnya.

Fira OS sendiri adalah user interface yang dikembangkan sendiri oleh Polytron

. Tim yang bekerja di balik Fira OS seluruhnya adalah orang-orang Indonesia asli. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Polytron tak hanya bisa menciptakan hardware, namun juga software. Fira OS bakal digunakan di seluruh varian smartphone Zap 6.

Selain Zap 6 Note dan Zap 6 Posh Note, masih ada tiga varian Zap 6

lainnya. Mereka adalah Zap 6 Note, Zap 6 Cleo, dan Zap 6 Power yang mengusung CPU quad-core Qualcomm Snapdragon 410. Ketiga varian ini sudah dipasarkan sejak Desember 2015 lalu dan bisa didapat di toko-toko online di Indonesia.

 

Baca Juga :

Cegah Typo, Microsoft Ciptakan Aplikasi Keyboard untuk iOS

Cegah Typo, Microsoft Ciptakan Aplikasi Keyboard untuk iOS

Cegah Typo, Microsoft Ciptakan Aplikasi Keyboard untuk iOS
Cegah Typo, Microsoft Ciptakan Aplikasi Keyboard untuk iOS

Mengetik adalah kegiatan yang sering dan pasti dilakukan oleh para pengguna smartphone. Di Android, keyboard standar yang digunakan adalah Google Keyboard. Namun banyak juga pengguna yang mengidolakan aplikasi keyboard 3rd-party yang lebih nyaman.

Sementara di iOS, keyboard bawaan pada iPhone dan iPad juga

terlihat minimalis namun tetap nyaman digunakan. Meski sudah terasa nyaman, tetap ada saja pengembang aplikasi yang menciptakan aplikasi keyboard untuk gadget iOS, salah satunya adalah Microsoft.

Dikutip dari The Verge, perusahaan pembesut sistem operasi Windows ini

sedang mengembangkan aplikasi keyboard bernama Word Flow untuk gadget iOS. Aplikasi ini bakal segera rampung dan tersedia di App Store dalam waktu dekat. Word Flow menawarkan kemudahan penggunaan serta meminimalisir salah ketik (typo) dengan tampilan minimalis.

Baca Juga: Aplikasi Keyboard Terbaik Ini Kini Tersedia Gratis

Fitur utama pada Word Flow adalah one-hand mode. Keyboard ini memang dirancang agar optimal digunakan dengan satu tangan saja dan tentunya bakal sangat membantu pengguna iPhone 6 Plus atau iPad yang memiliki layar besar. Namun Word Flow juga punya tampilan standar yang mendukung fungsi swipe dan emoji. Word Flow juga bakal hadir untuk smartphone Android tahun ini.

 

sumber :

https://airborn.co.id/peristiwa-g30s-pki/

Infinix Gandeng Haier untuk Penuhi Aturan TKDN

Infinix Gandeng Haier untuk Penuhi Aturan TKDN

Infinix Gandeng Haier untuk Penuhi Aturan TKDN
Infinix Gandeng Haier untuk Penuhi Aturan TKDN

Selain pembukaan Infinix House, komitmen Infinix di Indonesia juga ditunjukkan dengan memenuhi peraturan pemerintah terhadap Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Infinix bekerjasama dengan PT Haier Electrical Appliances Indonesia untuk melakukan perakitan lokal. Diskusi antara Infinix dan Haier Group telah mulai sejak tahun 2015 dan MoU telah ditandatangani pada bulan Januari 2016.

“Kami merasa senang Infinix telah memilih kami sebagai manufaktur lokal untuk merakit produk terbaik dan berkualitas. Kami yakin melalui kerjasama ini, PT Haier Electrical Appliances Indonesia dan Infinix, kami dapat bersama-sama membangun dan mengembangkan industri smartphone bagi pasar Indonesia berbasis teknologi tinggi.” kata Nakase Shinichi, Director PT Haier Electrical Appliances Indonesia.

“Sesuai penerapan peraturan pemerintah Republik Indonesia mengenai

kandungan muatan lokal dalam smartphone sebesar 20 persen untuk tahun 2016, kami memiliki pengalaman dengan berbagai smartphone merek lain. Sebagai manufaktur lokal, kami sangat percaya diri dapat melakukan pengurusan TKDN untuk Infinix dengan baik.” kata Isven Dodie, Sales Department Manager PT Haier Electrical Appliances Indonesia

“Kesadaran untuk terus meningkatkan kualitas layanan pelanggan telah

menjadi bagian dari komitmen kami melalui pembukaan showroom dan pusat layanan berdedikasi di Infinix House. Kami ingin menyediakan kemudahan akses bagi konsumen untuk dapat merasakan pengalaman menyenangkan ketika berada di showroom kami.

Selain itu, kami mendukung peraturan pemerintah melaui jalinan

kerjasama dengan PT Haier Electronic Appliances Indonesia. Kami berharap dengan pembukaan showroom dan pusat layanan infinix serta jalinan kerjasama dengan manufaktur lokal menjadi modal utama bisnis smartphone Infinix di Indonesia dan lebih memantapkan penetrasi bisnis di pasaran Indonesia,” kata Benjamin Jiang, CEO Infinix Mobility.

 

sumber :

https://penirumherbal.co.id/dolphin-browser-apk/

Bagaimana Mengintegrasikan TIK ke dalam Proses Pembelajaran

Bagaimana Mengintegrasikan TIK ke dalam Proses Pembelajaran

Bagaimana Mengintegrasikan TIK ke dalam Proses Pembelajaran
Bagaimana Mengintegrasikan TIK ke dalam Proses Pembelajaran

Dari sisi pendekatan, Fryer (2001) menyarankan dua pendekatan yang dapat dilakukan guru ketika merencanakan pembelajaran yang mengintegrasikan TIK, yaitu: 1) pendekatan topik (theme-centered approach); dan 2) pendekatan software (software-centered approach).

Pendekatan Topik (Theme-Centered Approach); Pada pendekatan ini, topik atau satuan pembelajaran dijadikan sebagai acuan. Secara sederhana langkah yang dilakukan adalah: 1) menentukan topik; 2) menentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai; dan 3) menentukan aktifitas pembelajaran dan software (seperti modul. LKS, program audio, VCD/DVD, CD-ROM, bahan belajar on-line di internet, dll) yang relevan untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut. Rencana pembelajaran yang dicontohkan di atas merupakan salah satu contoh penggunaan pendekatan ini.

Pendekatan Software (Software-centered Approach); menganut langkah yang sebaliknya. Langkah pertama dimulai dengan mengidentifikasi software (seperti bku, modul, LKS, program audio, VCD/DVD, CD-ROM, bahan belajar on-line di internet, dll) yang ada atau dimiliki terlebih dahulu. Kemudian menyesuaikan dengan topik dan tujuan pembelajaran yang relevan dengan software yang ada tersebut. Sebagai contoh, karena di sekolah hanya ada beberapa VCD atau mungkin CD-ROM tertentu yang relevan untuk suatu topik tertentu, maka guru merencanakan pengintegrasian software tersebut untuk mengajar hanya topik tertentu tersebut. Topik yang lainnya terpaksa dilaksanakan dengan cara konvensional.

Sedangkan dari sisi strategi pembelajaran, ada beberapa pendekatan yang disarankan untuk membangun keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, diantaranya adalah: 1) resource-based learning; 2) case-based learning; 3) problem-based learning; 4) simulation-based learning; dan 5) collaborative-based learning (http://www.microlessons.com).

Resources-based learning memiliki karakteristik dimana siswa diberikan/disediakan berbagai ragam dan jenis bahan belajar baik cetak (buku, modul, LKS, dll) maupun non cetak (CD/DVD, CD-ROM, bahan belajar online) atau sumber belajar lain (orang, alat, dll) yang relevan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Kemudain siswa diberikan tugas untuk melakukan aktifitas belajar tertentu dimana semua sumber belajar yang mereka butuhkan telah disediakan. Sebagai contoh, tujuan pembelajaran yang ingin dicapai adalah siswa dapat membandingkan beberapa teori penciptaan alam semesta. Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran tersebut, guru telah mengidentifikasi dan menyiapkan berbagai bentuk dan jenis sumber belajar yang berisi informasi tentang teori penciptaan alam semesta berupa buku, VCD, CD-ROM, alamat situs di internet dan mungkin seorang narasumber ahli astronomi yang diundang khusus ke kelas. Kemudian siswa ditugaskan untuk mencari minimal dua teori tentang penciptaan alam semesta secara individu atau kelompok baik dari buku, VCD, maupun internet sesuai dengan seleranya. Siswa juga diminta untuk menganalisis perbedaan dari berbagai segi tentang teori-teori tersebut dan membuat laporannya dalam MSWord yang kemudian dikirim ke guru dan teman lainnya melalui e-mail.

Case-based learning memiliki karakteristik dimana siswa diberikan suatu permasalahan terstruktur untuk dipecahkan. Dengan case-based learning solusi pemecahan masalahnya sudah tertentu karena skenario sudah dibuat dengan jelas. Tapi, dalam problem-based learning kemungkinan solusi pemecahan masalahnya akan berbeda. Misal, dua orang siswa diberikan satu permasalahan dengan pendekatan problem-based learning. Maka solusi yang diberikan oleh siswa yang satu dengan siswa yang lain mungkin berbeda.

Simulation-based learning memiliki karakteristik dimana siswa diminta untuk mengalami suatu peristiwa yang sedang dipelajarinya. Sebagai contoh, siswa diharapkan dapat membedakan perubahan percampuran warna-warna dasar. Maka, melalui suatu software tertentu (misal virtual lab) siswa dapat melakukan berbagai percampuran warna dan melihat perubahan-perubahannya. Dan ia dapat mencatat laporannya dalam bentuk tabel dengan menggunakan MSExcell atau MSWord. Atau kalau perlu mempresentasikan hasilnya dengan menggunakan MSPowerpoint.

Colaborative-based learning memiliki karakteristik dimana siswa dibagi kedalam beberapa kelompok, melakukan tugas yang berbeda untuk menghasilkan satu tujuan yang sama. Sebagai contoh, untuk mencapai tujuan pembelajaran dimana siswa dapat membedakan beberapa teori penciptaan alam semesta, siswa dibagi ke dalam tiga kelompok. Masing-masing kelompok ditugas kan mencari satu teori penciptaan alam semesta. Kemudian ketiga kelompok tersebut berkumpul kembali untuk mendiskusikan perbedaan teori tersebut dari berbagai segi dan membuat laporannya secara kolektif. Salah seorang siswa dapat ditunjuk untuk menyajikan hasilnya.

Baca juga : 

Contoh Rencana Pembelajaran yang Mengintegrasikan TIK

Contoh Rencana Pembelajaran yang Mengintegrasikan TIK

Contoh Rencana Pembelajaran yang Mengintegrasikan TIK
Contoh Rencana Pembelajaran yang Mengintegrasikan TIK

No.

Topics

Grade

Level

Objectives

Instructional Activities and ICT Used

01. The Creation of Universe

1st

Students will be able:

  • to describe the theories of universe creation
  • to compare theories of universe creation among each other
  • students watch video shows (VCD) of the universe creation
  • given a book of universe creation, students (in group) analyze the differences among theories of universe creation
  • each group write their report using word processor application (e.g. MS Word).
  • each group present and discuss their works in front of class.

02.

Square Equation

1st

  • to determine the root of square equation using factor and abc’ formula (rules)
  • to use discriminant to solve the square equation problems
  • student studying the equation of square from CD-ROM
  • teacher discussing them and explain how to use the rule of square equation more deeply using MS Powerpoint
  • students solving problems given by teacher
  • as a follow up, students assign to solve the problems related to the square equation and write the equation using equation facilities on MS Word
  • students submit their homework via e-mail to the teacher

06.

Narrative Monolog Discourse : “Aspect of Love”

1st

  • to write a monologue discourses related to the theme of “Aspect of Love” in the form of poetry.
  • students choose a project related to the theme of “Love” fromhttp://www.iearn.org
  • students studying the project description and procedures the choosen
  • students write their own poetry related to the theme of “Love” according to the project procedure suggested using MS Word or MS Power Point.
  • Students send their poetry to the teacher and their friends in the world through mailing list (group) on http://www.iearn.org to have some comments or feedback.

Rencana pembelajaran di atas menunjukkan secara jelas bahwa melalui pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran, disamping tujuan pembelajaran tercapai ada suatu agenda terselubung (hidden agenda) penting yang dapat dicapai pula, yaitu ICTs Literacy, seperti siswa dapat melakukan browsing informasi melalui internet, berkomunikasi melalui e-mail, membuat laporan dengan aplikasi pengolah kata (MSWord), atau mempresentasikan sesuatu dengan MSPowerpoint. Inilah yang dimaksud dengan mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran. Fryer (2001) mengatakan bahwa penggunaan TIK dalam pembelajaran bertujuan untuk melatih keterampilan menggunakan TIK dengan cara mengintegrasikannya ke dalam aktifitas pembelajaran, bukan mengajarkan TIK tersebut sebagai mata pelajaran yang terpisah. Jadi, sudah saatnya TIK diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran dan bukan hanya sekedar menjadi mata pelajaran yang terpisah.

Mengapa Pengintegrasian TIK ke dalam Proses Pembelajaran Penting?

Jawabannya sangat berkaitan erat dengan mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia untuk siap memasuki era masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society). Tahun 2020 Indonesia akan memasuki era perdagangan bebas (AFTA). Pada masa itu, masyarakat Indonesia harus memiliki ICT literacy yang mumpuni dan kemampuan menggunakannya untuk meningkatkan produktifitas (knowledge-based society). pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan ICT literacy, membangun karakteristik masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society) pada diri siswa, disamping dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran itu sendiri.

UNESCO (2002) menyatakan bahwa pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran memiliki tiga tujuan utama: 1) untuk membangun ”knowledge-based society habits” seperti kemampuan memecahkan masalah (problem solving), kemampuan berkomunikasi, kemampuan mencari, mengoleh/mengelola informasi, mengubahnya menjadi pengetahuan baru dan mengkomunikasikannya kepada oranglain; 2) untuk mengembangkan keterampilan menggunakan TIK (ICT literacy); dan 3) untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran.

Mengapa demikian? Karena secara teoretis TIK memainkan peran yang sangat luar biasa untuk mendukung terjadinya proses belajar yang:

  • Active; memungkinkan siswa dapat terlibat aktif oleh adanya proses belajar yang menarik dan bermakna.

  • Constructive; memungkinkan siswa dapat menggabungkan ide-ide baru kedalam pengetahuan yang telah dimiliki sebelumnya untuk memahami makna atau keinginan tahuan dan keraguan yang selama ini ada dalam benaknya.

  • Collaborative; memungkinkan siswa dalam suatu kelompok atau komunitas yang saling bekerjasama, berbagi ide, saran atau pengalaman, menasehati dan memberi masukan untuk sesama anggota kelompoknya.

  • Intentional; memungkinkan siswa dapat secara aktif dan antusias berusaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

  • Conversational; memungkinkan proses belajar secara inherent merupakan suatu proses sosial dan dialogis dimana siswa memperoleh keuntungan dari proses komunikasi tersebut baik di dalam maupun luar sekolah.

  • Contextualized; memungkinkan situasi belajar diarahkan pada proses belajar yang bermakna (real-world) melalui pendekatan ”problem-based atau case-based learning

  • Reflective; memungkinkan siswa dapat menyadari apa yang telah ia pelajari serta merenungkan apa yang telah dipelajarinya sebagai bagian dari proses belajar itu sendiri. (Jonassen (1995), dikutip oleh Norton et al (2001)).

Dengan kata lain, TIK memungkinkan pembelajaran dapat disampaikan untuk berbagai modalitas belajar (multisensory), baik audio, visual, maupun kinestetik (dePorter et al, 2000). TIK memungkinkan pembelajaran disampaikan secara interaktif dan simulatif sehingga memungkinkan siswa belajar secara aktif. TIK juga memungkinkan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (seperti problem solving, pengambilan keputusan, dll.) serta secara tidak langsung meningkatkan ”ICT literacy” (Fryer, 2001).

Dari rencana pembelajaran di atas terlihat jelas bahwa melalui mata pelajaran Fisika, Biologi atau Bahasa Inggris misalnya, secara tidak langsung ICT literacy siswa berkembang. Disamping itu, dengan metode pembelajaran yang lebih bersifat konstruktif (contructivisme) secara tidak langsung keterampilan berpikir tingkat tinggi (seperti berpikir kritis, problem solving, dll.) dan keterampilan berkomunikasi dengan TIK pada diri siswa juga meningkat. Dengan kata lain, pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran dapat membangun karakteristik masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society) pada diri siswa. Jika pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran dilakukan sejak saat ini, maka siswa-siswi tahun 2005 misalnya, akan siap menjadi bagian dari masyarakat global pada masa diberlakukannya AFTA tahun 2020 mendatang. Penulis merasa bahwa pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran merupakan masalah yang ”urgent” untuk mempersiapkan sumber daya manusia berbasis pengetahuan (knowledge-based human resources) yang sangat diperlukan di abad ke-21 ini.

Tidaklah heran kalau seorang futurolog, Eric Ashby (1972) seperti dikutip oleh Miarso (2004) menyatakan bahwa perkembangan TIK yang semakin mutakhir saat ini telah membawa revolusi pendidikan yang keempat. Revolusi pertama terjadi ketika orang menyerahkan pendidikan anaknya kepada seorang guru. Revolusi kedua terjadi ketika diguanakannya tulisan untuk keperluan pembelajaran. Revolusi ketiga terjadi seiring dengan ditemukannya mesin cetak sehingga materi pembelajaran dapat disajikan melalui media cetak. Revolusi keempat terjadi ketika digunakannya perangkat elektronik seperti radio, televisi komputer dan internet untuk pemerataan dan perluasan pendidikan.

Sumber : https://furnituremebeljepara.co.id/

Mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran

Mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran

Mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran
Mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran

Apa yang Dimaksud dengan Mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran?

Mari kita bandingkan dua kalimat berikut! ”Learning to Use ICTs vs Using ICTs to Learn”. Secara sederhana, mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran sama maknanya dengan menggunakan TIK untuk belajar (using ICTs to learn) sebagai lawan dari belajar menggunakan TIK (learning to use ICTs). Belajar menggunakan TIK mengandung makna bahwa TIK masih dijadikan sebagai obyek belajar atau mata pelajaran.

Sebenarnya, UNESCO mengklasifikasikan tahap penggunaan TIK dalam pembelajaran ekdalam empat tahap sebagai beirkut:

Tahap emerging, baru menyadari akan pentingnya TIK untuk pembelajaran dan belum berupaya untuk menerapkannya. Tahap applying, satu langkah lebih maju dimana TIK telah dijadikan sebagai obyek untuk dipelajari (mata pelajaran). Pada tahap integrating, TIK telah diintegrasikan ke dalam kurikulum (pembelajaran). Tahap transforming merupakan tahap yang paling ideal dimana TIK telah menjadi katalis bagi perubahan/evolusi pendidikan. TIK diaplikasikan secara penuh baik untuk proses pembelajaran (instructional purpose) maupun untuk administrasi (administrational purpose).

Apa yang terjadi dalam praktek pembelajaran di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, TIK masih dijadikan sebagai obyek atau mata pelajaran. Sebagian besar, TIK masih dijadikan sebagai obyek belajar atau mata pelajaran di sekolah-sekolah. Bahkan di tingkat perguruan tinggi atau akademi, banyak dibuka program studi yang berkaitan dengan TIK, seperti teknik informatika, manajemen informatika, teknik komputer, dan lain-lain.

Secara ideal, kondisi yangs seharusnya terjadi adalah TIK sudah diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Sebagai contoh, mari kita perhatikan salah satu bentuk pengintegrasian TIK ke dalam proses pembelajaran yang ditunjukkan dalam oleh suatu rencana pembelajaran (lesson plan) yang pernah dibuat oleh beberapa guru SMA sebagai berikut:

Bowers & Wilkins PX7: Nikmati Sensasi Mendengarkan Musik dengan Lebih Premium

Bowers & Wilkins PX7: Nikmati Sensasi Mendengarkan Musik dengan Lebih Premium

 

Bowers & Wilkins PX7 Nikmati Sensasi Mendengarkan Musik dengan Lebih Premium
Bowers & Wilkins PX7 Nikmati Sensasi Mendengarkan Musik dengan Lebih Premium

Bowers & Wilkins yang notabene

merupakan salah satu perusahaan papan atas di bidang sound system memiliki produk wireless headphone yang menarik untuk dimiliki. Produk tersebut adalah PX7. Wireless headphone tersebut diciptakan sedemikian rupa agar pengguna dapat menikmati sensasi mendengarkan musik dengan lebih premium.

Sebagai sebuah wireless headphone

papan atas tentu saja membuat Bowers & Wilkins PX7 dibekali dengan beragam fitur jempolan, salah satunya adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar guna mengisolasi suara mengganggu yang datangnya dari luar. Fitur tersebut tentu saja membuat pengguna dapat lebih menikmati lantunan lagu kesukaan dengan suara yang jernih.

Fitur menarik lainnya adalah lagu dapat

berhenti secara otomatis saat pengguna melepas headphone untuk mendengarkan suara di sekitarnya, dan saat pengguna kembali menggunakan headphone maka lagu otomatis akan diputar lagi.

Bowers & Wilkins PX7 dibekali dengan baterai yang dapat bertahan hingga 30 jam penggunaan. Asyiknya lagi, jika sedang terburu-buru maka pengisian baterai yang hanya selama 15 menit sudah bisa membuat wireless headphone ini dapat digunakan hingga 5 jam.

Baca Juga:

 

 

Bisa Nangkis Peluru? Ini 5 Tips Menggunakan Panci di PUBG Mobile

Bisa Nangkis Peluru? Ini 5 Tips Menggunakan Panci di PUBG Mobile

 

Bisa Nangkis Peluru Ini 5 Tips Menggunakan Panci di PUBG Mobile
Bisa Nangkis Peluru Ini 5 Tips Menggunakan Panci di PUBG Mobile

Panci merupakan salah satu senjata jarak dekat yang cukup sakti di PUBG Mbile.

Fungsinya selain untuk menyerang lawan, juga dapat digunakan untuk bertahan.

Yaitu untuk menangkis serangan lawan.

Tidak tanggung-tanggun, panci di PUBG dapat menangkis peluru yang ditembakkan oleh senjata lawan.

Nah, dalam artikel Androbuntu kali ini, saya akan berikan tips ke Sobat Androbuntu cara memaksimalkan penggunaan panci di PUBG.

Baca juga:

8 Senjata Terbaik di PUBG Mobile
Cara Setting Sensitivitas di PUBG Mobile
Cara Mengalahkan Cheater di PUBG Mobile

1. Gunakan Saat Berlari Agar Larimu Lebih Cepat
Bugs Terkonyol yang Pernah Ada Di PUBG

Berlari adalah hal yang akan kita lakukan hampir di sepanjang permainan di PUBG.

Kita berlari untuk mengejar lawan, menghindari serangan, hingga berkeliling map.

Panci dapat kamu gunakan ketika berlari agar larimu makin cepat.

Jangan berlari memegang senjata api, terutama senjata berukuran besar.

Ini akan memperlambat larimu.

Dengan menggunakan panci, selain lari lebih cepat, juga bisa berjaga-jaga jika berpapasan dengan lawan.

Kamu bisa langsung menghajarnya dengan panci.
2. Menangkis Peluru
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula Saat Bermain PUBG Mobile

Seperti yang sudah saya katakan di awal artikel, panci dapat digunakan untuk menangkis peluru lawan.

Caranya adalah dengan memukul-mukul panci ke arah lawan yang sedang menembaki kamu.

Namun cara ini tidak efektif digunakan di semua kondisi.

Gunakan cara ini hanya ketika kamu sudah kehabisan peluru.

Gunakan panci untuk menangkis peluru sambil berlari mendekati lawan.

Setelah dekat, pukul lawan dengan panci sampai mati.
3. Melindungi Diri dari Serangan Belakang
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula Saat Bermain PUBG Mobile

Tidak hanya dapat digunakan untuk menangkis peluru lawan, panci juga dapat menangkis peluru dari serangan belakang loh.

Namun trik ini akan sangat bergantung dari keberuntungan kamu.

Ketika kamu menaruh panci di pinggang belakang, itu akan memantulkan peluru yang ditembakan ke arahnya.

Jadi semacam perlindungan tambahan untuk Sobat Androbuntu.
4. Gunakan untuk Meledek Lawan yang Sudah Knock

Tips berikutnya ini sebenarnya untuk seru-seruan.

Ketika lawan sudah knocked down, maka kamu bisa menggunakan panci untuk menghabisinya.

Ini tentu akan membuat lawan kamu kesal.

Namun harus tetap berhati-hati karena siapa tahu dibelakang kamu ada temannya.
5. Terus Bergerak Saat Bertarung Jarak Dekat

Saat menggunakan panci untuk melakukan pertarungan jarak dekat, kamu wajib untuk terus memukul dan bergerak.

Kalau kamu berhenti bergerak, kamu akan lebih mudah untuk diserang lawan.

Di saat bergerak, jangan lupa untuk terus memukul lawan.

Kamu bisa bergerak mengitar lawan sambil terus memukulnya agar dia kebingungan dengan gerakan kamu.

Itu dia tadi beberapa tips dan trik yang bisa kamu terapkan dalam permainan.

Namun tetap harus diingat bahwa kondisi di dalam permainan mungkin tidak akan semudah teori saya diatas.

Terutama jika kamu berhadapan dengan lawan yang sudah pro.

Jadi tetap berhati-hati.

Sumber:

http://groupspaces.com/Education30/item/1254485

5 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Android

5 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Android

 

5 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Android
5 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Android

Orang-orang yang rajin olahraga dan peduli dengan kesehatannya biasanya akan menginstall aplikasi kesehatan di ponsel mereka.

Jika kamu juga termasuk orang yang sering olahraga dan memperhatikan kesehatan tubuh, bisa coba gunakan aplikasi-aplikasi berikut ini.

Aplikasi-aplikasi ini dilengkapi dengan fitur yang akan memudahkan kamu dalam melacak kesehatan.

Mulai dari kalori yang kamu bakar hari ini, berapa jumlah langkah kaki kamu hari ini, kualitas tidur, dan masih banyak lagi.

Langsung saja kepoin aplikasi-aplikasi dibawah ini.

Baca juga:

10 Aplikasi Terbaik untuk Menggabungkan Foto di Android
10 Aplikasi Terbaik untuk Download Lagu di Android
10 Aplikasi Pengunci Aplikasi Terbaik di Android

5 Aplikasi Kesehatan Terbaik untuk Android
1. Google Fit

Google Fit bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan juga Asosiasi Jantung Amerika Serikat dalam mengembangkan aplikasinya.

Ada dua macam aktivitas yang akan direkomendasikan oleh Google Fit, yaitu menit bergerak dan poin kardio.

Google Fit akan mengingatkan kamu unutk bergerak jika sudah lama duduk.

Juga ada latihan yang memompa jantung, ini sangat baik untuk jantung dan pikiran.

Semakin sering Sobat Androbuntu menggunakan aplikasi ini, maka catatan kesehatan kamu akan semakin lengkap.
Download
2. Lifesum

Aplikasi kesehatan kedua ini cocok digunakan untuk mengontrol makanan yang kamu makan.

Tersedia informasi makanan apa saja yang sehat untuk dimakan dan apa saja yang tidak sehat.

Lifesum juga dapat kamu gunakan untuk mencatat apa saja makanan yang sudah kamu makan.

Nanti di akhir bulan kamu akan diberikan informasi mengenai berapa jumlah kalori yang sudah kamu makan.
Advertisement

Lifesum juga menyediakan resep sehat yang bisa kamu masak sendiri dirumah.

Aplikasi Lifesum sudah di percaya lebih dari 10 juta penggunanya di seluruh planet bumi.
Download
3. Ada – your health companion

Aplikasi Ada dikembangkan oleh dokter dan imuwan.

Jika kamu merasa tidak enak badan atau sakit, maka bukalah aplikasi ini.

Kamu bisa konsultasi langsung di dalam aplikasi mengenai apa yang kamu rasakan.

Aplikasi ini kemudian akan memberikan kemungkinan-kemungkinan apa saja berdasarkan analisis gejala yang kamu kirim.
Advertisement
Download
4. Samsung Health

Aplikasi kesehatan Samsung Health terpasang secara default di HP Samsung.

Namun saat ini Samsung Health tersedia di Google Play Store untuk di unduh oleh semua perangkat.

Samsung Health dapat mencatat semua hal mengenai kesehatan kamu, mulai dari aktivitas, makanan hingga tidur.

Samsung Health dapat digunakan di Android 6.0 atau yang lebih baru.

Kalau kamu pengguna perangkat Samsung mulai dari HP hingga jam tangan, maka kamu akan dapat memaksimalkan aplikasi ini.

Karena aplikasi ini juga tersedia untuk jam tangan pintar Samsung.
Download
5. Huawei Health

Tidak hanya Samsung, pabrikan ponsel Huawei juga membuat aplikasi kesehatannya sendiri.

Namanya adalah Huawei Health.

Namun selain dapat digunakan di Huawei, juga dapat digunakan di seluruh ponsel berbasis Android.

Caranya tinggal download saja di Google Play Store.

Fitur-fiturnya antara lain mencatat lari, jalan, kesehatan jantung, dan lain-lain.

Sumber:

http://groupspaces.com/Education30/pages/befunky-photo-editor-pro-apk

ASUS ZenFone Go Kini Sudah Mendukung 4G

ASUS ZenFone Go Kini Sudah Mendukung 4G

ASUS ZenFone Go Kini Sudah Mendukung 4G
ASUS ZenFone Go Kini Sudah Mendukung 4G

ASUS menghadirkan pembaruan produk ASUS ZenFone Go versi 4G. Pembaruan tersebut berupa upgrade konektivitas data dari yang sebelumnya hanya sampai 3G HSPA kini menjadi 4G LTE. Adapun varian yang mendapat upgrade ini adalah ZenFone Go ZB450KL.

“4G LTE sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat.

Manfaatnya sangat besar dan berpotensi meningkatkan daya saing seiring semakin baiknya ekonomi daerah dan inovasi baru berkat adanya internet cepat. Kami berharap hadirnya ZenFone Go 4G membuat masyarakat semakin tertarik untuk menjelajah Internet,” ujar Juliana Cen, Country Product Group Leader ASUS Indonesia, dalam keterangan resminya, Rabu (9/11).

ASUS ZenFone Go ZB450KL ini hadir dengan layar IPS berukuran 4,5 inch

dengan resolusi 480 x 854 piksel. ASUS juga menyematkan fitur Bluelight Filter for Eye Care. Untuk menopang aktivitas sehari-hari, smartphone ini menggunakan prosesor 64-bit Qualcomm Snapdragon 410 quad-core dengan clockspeed 1,2 GHz yang didukung RAM 1 GB dan memori internal 8 GB. Sistem operasi yang dijalankan sudah menggunakan Android Marshmallow.

Untuk mengabadikan moment penting, disediakan kamera utama

yang cukup baik beresolusi 8 MP dengan aperture size atau bukaan lensa f/2.0. Kamera utamanya tersebut dilengkapi fitur autofocus dan LED Flash. Adapun kamera selfienya beresolusi 2 MP. Untuk memberikan beragam pilihan, ASUS ZenFone Go ZB450KL ini hadir dalam beberapa varian warna yakni Glacier Gray, Sheer Gold, Silver Blue, Glamour Red, dan Pearl White. ASUS membanderolnya dengan harga Rp1,3 juta.

 

Baca Juga :