Fitur (features)

Table of Contents

Fitur (features)

Fitur merupakan komponen-komponen spesifik produk yang dapat ditambahkan atau dikurangi tanpa mengubah karakteristik esensial produk bersangkutan. Penawaran jasa dapat dianalisis melalui fitur yang berbeda. Perpaduan antara unsur-unsur berwujud dan tak berwujud dalam produk jasa bisa menghasilkan berbagai variasi bentuk jasa. Misalnya bank menawarkan beraneka ragam jenis tabungan dan deposito untuk menarik segmen pasar yang kebutuhannya berbeda cukup signifikan.

  1. Styling

Styling berarti memberikan penampilan unik pada produk. Styling pada jasa tidak hanya mencakup unsur-unsur berwujud, tetapi tetrmasuk pula unsur tak berwujud. Contoh, ada perbedaan style antara restoran McDonald’s, KFC, dan AW, meskipun ketiganya merupakan restoran siap saji. Style jasa merupakan hasil kombinasi berbagai features, termasuk dekorasi fisik dan cara staf lini depan berinteraksi dengan para pelanggan.

  1. Kemasan

Unsur tidak berwujud dalam jasa tidak bisa dikemas seperti halnya produk fisik yang menggunakan pembungkus fisik untuk melindungi produk dan sekaligus menciptakan identitas unik. Walaupun demikian, unsur berwujud dalam jasa bisa dikemas seperti halnya produk fisik. Dalam konteks luas, lemsan jasa mengacu pada cara mengintegrasikan unsur-unsur berwujud dan tidak berwujud dalam rangka menyajikan penawaran jasa komprehensif.

  1. Merek

Pada prinsipnya, tujuan penggunaan merek untuk mengidentifikasi produk sebagai hak milik atau kepunyaan organisasi tertentu dan untuk memfasilitsi diferensiasi suatu produk dari produk-produk lainnya. Bagi konsumen, merek memiliki delapan fungsi dan manfaat pokok (Kapferer, 1997) yaitu, fungsi identifikasi, fungsi praktikalitas, fungsi jaminan/garansi, fungsi optimalisasi, fungsi karakterisasi, fungsi kontinuitas, fungsi hedonistik, dan terakhir fungsi etis.

sumber :

Posted on: June 22, 2020, by :