Hak dan Kewajiban Peserta Didik

Hak dan Kewajiban Peserta Didik

Al Ghazali, menjelaskan kewajiban anak didik pada bagian khusus pada kitabnya “Ihya’ Ulumuddin” dan “Minhaj al -‘Amal yaitu :

  1. Mendahulukan kesucian dari kerendahan akhlak dan sifat-sifat yang tercela.
  2. Bersedia merantau untuk mencari ilmu pengetahuan.
  3. Jangan menyombongkan ilmunya dan menentang gurunnya.
  4. Mengetahui kedudukan ilmu pengetahuan. Seseorang pelajar harus mendahulukan ilmu pengetahuan yang pokok dan mulia, kemudian ilmu pengetahuan yang mulia kemudian ilmu pengetahuan yang penting, lalu ilmu pengetahuan sebagai pelengkapnya.[4]

Sedangkan Al-Abrasyi menyebutkan ada dua belas kewajiban tersebut, yaitu:

  1. Sebelum belajar, peserta didik mesti membersihkan hatinya karena menuntut ilmu adalah ibadah.
  2. Belajar diniatkan untuk mengisi jiwanya dengan fadhilah dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan untuk sombong.
  3. Bersedia meninggalkan keluarga dan tanah air serta pergi ke tempat jauh sekalipun demi untuk mendatangi guru.
  4. Jangan sering menukar guru, kecuali atas pertimbangan yang panjang/matang.
  5. Menghormati guru karena Allah dan senantiasa menyenangkan hatinya.
  6. Jangan melakukan aktivitas yang dapat menyusahkan guru kecuali ada izinnya.
  7. Jangan membuka aib guru dan senantiasa memaafkannya jika ia salah.
  8. Bersungguh-sungguh menuntut ilmu dan mendahulukan ilmu yang  lebih penting.
  9. Sesama peserta didik mesti menjalin ukhuwah yang penuh kasih sayang.
  10. Bergaul dengan baik terhadap guru-gurunya, seperti terdahulu memberi salam.
  11. Peserta didik hendaknya senantiasa mengulangi pelajarannya pada waktu-waktu yang penuh berkat.
  12. Bertekad untuk belajar sepanjang hayat dan menghargai setiap ilmu.

Sementara Al-Ghozali, yang dikutip oleh Fathiyah Hasan Sulaiman merumuskan sebelas kode etik (kewajiban) peserta didik yaitu:

  1. Belajar dengan niat ibadah mencari ridho Allah SWT
  2. Mengurangi kecenderungan pada duniawi dibandingkan masalah ukhrawi
  3. Bersikap tawadhu’
  4. Menjaga pikiran dan pertentangan yang timbul dari berbagai aliran
  5. Mempelajari ilmu-ilmu yang terpuji serta meninggalkan ilimu-ilmu yang tercela
  6. Belajar dengan bertahap atau berjenjang
  7. Belajar ilmu sampai tuntas untuk kemudian beralih pada ilmu yang lainnya,
  8. Mengenal nilai-nilai ilmiah atas ilmu yang dipelajari
  9. Memprioritaskan ilmu diniyah sebelum memasuki ilmu duniawi
  10. Mengenal nilai-nilai paragmatis
  11. Peserta didik harus tunduk pada nasehat pendidik.

https://bobhenneman.info/crossworlds-apk/

Posted on: June 27, 2020, by :