Kemendikbud Mengapresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana untuk Anak Indonesia

Kemendikbud Mengapresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana untuk Anak Indonesia

Kemendikbud Mengapresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana untuk Anak Indonesia

Kemendikbud Mengapresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana untuk Anak Indonesia
Kemendikbud Mengapresiasi Peluncuran Album Baru Dendang Kencana untuk Anak Indonesia

Kemendikbud — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

memberikan apresiasi atas peluncuran album baru “Dendang Kencana” di Plasa Insan Berprestasi, Kemendikbud, Senayan, Jakarta, bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (2/5). Peluncuran tersebut sekaligus menjadi penanda dibukanya rangkaian program Dendang Kencana 2018 yang bertajuk “Dendang Sejuta Anak”.

Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengapresiasi peluncuran album ini, karena menurutnya selaras dengan kegiatan prioritas kementerian untuk menghidupkan kembali kesenian di sekolah-sekolah. Kementerian bahkan terbuka untuk dapat memutar lagu-lagu Dendang Kencana di televisi dan radio publik.

“Semoga ada kerja sama baik dari semua unsur. Saya juga mengapresiasi terhadap guru

yg sudah menciptakan lagu,” ujar Hilmar Farid.

Direktur Kompas Gramedia, Rikard Bangun menyambut baik kerja sama antara kedua belah pihak yang disatukan untuk membantu pendidikan, “Terutama dalam membentuk karakter dan sifat yang baik melalui lagu, setelah sekian lama langka lagu-lagu bersifat pendidikan,” jelas Rikard.

Album Dendang Kencana menyajikan 20 lagu anak terpilih hasil Lomba Cipta Lagu Anak Dendang Kencana yang diselenggarakan pada 2017 lalu. Lagu-lagu yang dipilih merupakan karya terbaik guru-guru untuk anak-anak Indonesia yang diseleksi secara ketat oleh dewan juri dari 699 lagu. Judul lagu yang terdapat di album ini antara lain, “Hai Lebah”, “Aku Suka Membaca”, “Kerlip Bintang”, dan “Aku Bisa”.

Pada acara tersebut, beberapa lagu ditampilkan secara langsung oleh penyanyi-penyanyi cilik

yang mengisi suaranya di album Dendang Kencana.

Setelah 21 tahun tidak bergaung, Dendang Kencana hadir kembali pada 2017. Program ini digagas pertama kali pada tahun 1990 bersama pengarang lagu anak, A.T. Mahmud, dan menjadi program berkala pada kurun waktu 1992 hingga 1996 dalam bentuk lomba paduan suara anak tingkat TK dan SD. (Prani Pramudita)

 

Sumber :

http://www.macrothink.org/journal/index.php/ajfa/comment/view/11810/10136/10716

Posted on: July 28, 2019, by : 9faxj