Menristekdikti Targetkan Tahun 2022 Mobil Listrik Diproduksi

Menristekdikti Targetkan Tahun 2022 Mobil Listrik Diproduksi

Menristekdikti Targetkan Tahun 2022 Mobil Listrik Diproduksi

Menristekdikti Targetkan Tahun 2022 Mobil Listrik Diproduksi
Menristekdikti Targetkan Tahun 2022 Mobil Listrik Diproduksi

Setelah berhasil menuntaskan misi untuk mengedukasi masyarakat serta mengenalkan teknologi mobil listrik hemat energi dan ramah lingkungan.

Jambore Nasional Kendaraan Listrik yang diselenggarakan oleh Pusat Unggulan Iptek Sistem Kontrol Otomotif (PUI-SKO) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menyentuh garis finish di Gedung BPPT Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Jakarta.

Jambore atau bisa disebut juga dengan rally kendaraan listrik nasional yang didukung

penuh oleh PT PLN (Persero) dan Kemenristekdikti ini, berhasil finish setelah menempuh jarak sekitar 900 kilometer selama lima hari perjalanan. Saat ini, rombongan sudah diterima langsung oleh Menristekdikti Prof Mohamad Nasir.

Yoga Uta Nugraha selaku Ketua Pelaksana Jambore Kendaraan Listrik Nasional dari PUI SKO ITS mengatakan, terhitung sejak diberangkatkan pada tanggal 28 Agustus lalu hingga tiba di Jakarta pada tanggal 2 September malam, para peserta rally ini berhasil melewati 13 titik control check point di berbagai kota dan tersedia pula charging point yang disediakan oleh kantor PLN setempat setiap 80 kilometer.

“Kami tidak sepenuhnya menggunakan tol, karena kami menempuh jalur selatan dan tujuan

dari jambore ini sendiri selain menguji komponen kendaraan listrik juga sekaligus mengedukasi masyarakat akan kendaraan listrik yang ke depan akan menjadi kendaraan massal,” tutur pria yang akrab disapa Uta tersebut.

Uta juga mengatakan, total yang mengikuti kegiatan rally ini terdapat 15 kendaraan listrik. Dari ITS sendiri mengikutkan total 12 kendaraan listrik yang terdiri dari sembilan mobil listrik dan tiga motor listrik. Sembilan mobil tersebut adalah Ezzy 1 dengan tipe mobil sporty hatchback car, Ezzy 2 sporty hatchback car, Lowo Ireng Reborn tipe mobil super car, Kasuari tipe Dakar rally car, 5Sin shuttle car, Hamster E-UTV tipe Side by Side ATV, Alap-Alap E-UTV tipe Side by Side ATV, Koneng E-UTV tipe Side by Side ATV, dan terakhir ada mobil Gang Car dengan tipe pick up berkapasitas dua orang. Sedangkan pada motor ada motor listrik dengan nama 3SE tipe scooter, Trail, dan Moped dengan tipe naked bike.

Namun untuk mobil Ezzy 1 dan Hamster power terdapat kendala ketika sampai purworejo

, dan tidak dapat menyelesaikan perjalanan. “Sehingga yang finish pada hari ini ada tujuh mobil listrik dan tiga motor listrik dari ITS,” ungkap Uta.

Sementara itu, saat menyambut rombongan jambore, Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan, dirinya sudah berjanji pada publik. Pertama, motor listrik sudah dapat diproduksi massal yaitu GESITS, dan kedua, untuk ke depan ia harapkan di tahun 2022 sudah ada mobil listrik yang diproduksi asli karya Indonesia. Ia mengatakan, untuk desain dan jenis mobilnya apakah family car, city car atau yang lain ini nantinya harus didalami untuk menyesuaikan pasar di Indonesia.

 

Sumber :

https://www.theamericanreporter.com/unit4-erps-new-product-is-capable-of-enhancing-users-experience/

Posted on: November 15, 2019, by :