Objek dan Sasaran Evaluasi dalam Pendidikan Islam

Objek dan Sasaran Evaluasi dalam Pendidikan Islam

  1. Objek Evaluasi

Obyek atau sasaran evaluasi pendidikan adalah segala sesuatu yang bertalian dengan kegiatan atau proses pendidikan yang dijadikan titik pusat perhatian atau pengamatan, karena pihak penilai ingin memperoleh informasi tentang kegiatan atau proses pendidikan tersebut[8].

Objek evaluasi dalam pendidikan Islam dalam arti umum adalah peserta didik. Sementara dalam arti khusus adalah aspek-aspek tertentu dalam peserta didik. Peserta didik bukan hanya sebagai objek evaluasi tetapi juga sebagai subyek evaluasi, karena dalam pendidikan Islam evaluasi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:[9]

  1. Evaluasi terhadap diri sendiri adalah dengan melakukan instropeksi atau perhitungan terhadap diri sendiri. Evaluasi ini tentu dengan kesadaran internal yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas (amal sholeh) pribadi.
  2. Evaluasi terhadap orang lain adalah merupakan bagian dari pendidikan Islam, yang berdasarkan niat yang bertujuan untuk melakukan perbaikan perbuatan sesama umat Islam untuk ke arah yang lebih baik.
  3. Sasaran Evaluasi

Sasaran dari evaluasi dalam pendidikan Islam, secara garis besar meliputi empat kemampuan dasar manusia didik, yaitu:[10]

  1. Sikap dan pengamalan terhadap arti hubungan pribadinya dengan tuhannya.
  2. Sikap dan pengamalan terhadap arti hubungan dirinya dengan masyarakat.
  3. Sikap dan pengalaman terhadap arti hubungan kehidupannya dengan alam sekitarnya.
  4. Sikap dan pandangannya terhadap dirinya sendiri selaku hamba Allah dan selaku anggota masyarakatnya serta selaku khalifah dimuka bumi.

Sumber :

https://pengajar.co.id/jasa-penulis-artikel/

 

Posted on: July 12, 2020, by :