Pengertian Sistem Pendidikan Islam

 Pengertian Sistem Pendidikan Islam

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dinyatakan bahwa sistem berarti perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas, susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas dan sebagainya. Sistem juga diartikan dengan metode. Kalau dikaitkan dengan pengertian dan tujuan pendidikan islam, maka dapat dipahami bahwa sistem pendidikan islam adalah seperangkat unsur yang terdapat dalam pendidikan yang berorientasi pada ajaran islam yang saling berkaitan sehingga membentuk satu kesatuan dalam mencapai satu tujuan.[1]

Sistem adalah suatu cara dan langkah yang tersusun secara terpadu untuk dapat digunakan dan dilaksanakan dalam suatu usaha dengan baik dan teratur.[2] Sedangkan menurut kelompok kami sistem adalah susunan beberapa komponen untuk dapat dikaitkan dengan suatu hal.

Sistem pendidikan Islam berarti cara dan langkah yang tersusun berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam dalam melaksanakan usaha pendidikan secara baik dan teratur dalam mencapai tujuan pendidikan Islam.[3]

  1. Keistimewaan Sistem Pendidikan Islam

Islam adalah agama paripurna.  Dalam pendidikan pun, Islam sungguh unggul dan tidak ada yang dapat mengunggulinya.  Siapapun yang menelaah sistem pendidikan didalam Islam akan melihat banyak keistimewaan.

Keistimewaan – keistimewaan tersebut antara lain:

  1. Dasarnya adalah akidah islamiyah (iman/al-aqidah al-islamiyyah).
  2. Islam menjadikan akidah sebagai landasan didalam pendidikan.  Sejak awal, kaum Muslim saat menuntut ilmu baik yang fardlu kifayah maupun fardlu ’ain dasarnya adalah keimanan kepada Allah.
  3. Tujuan pendidikan dalam Islam adalah membentuk kepribadian Islam dan memberikan keterampilan dalam ilmu kehidupan.
  4. Tolak ukur bukan sekedar berupa nilai.  Konsekuensi dari tujuan di atas, penilaian bukan hanya didasarkan pada nilai melainkan juga ketaatan kepada Allah SWT.
  5. Pendidikan terpadu.  Dalam sistem pendidikan saat ini kebanyakan hanya memadukan antara aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.  Padahal, aspek-aspek tersebut hanya menyelesaikan persoalan individual.  Karenanya, perlu dipadukan juga aspek yang terkait materi. Dilihat dari materi yang diberikan, keterpaduan berarti memadukan antara kepribadian Islam, ilmu keislaman  dan ilmu kehidupan.[4]
  6.  Sistem Pendidikan Islam di Indonesia.
  7. Sekolah

Sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa / murid di bawah pengawasan guru. Saat ini, kata sekolah berubah arti menjadi bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.

WJS.Poerwadarminto dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia menerangkan bahwa sekolah adalah:

  1. Bangunan atau lembaga untuk belajar dan memberi pelajaran.
  2. Waktu atau pertemuan ketika murid-murid diberi pelajaran.
  3. Usaha menuntut ilmu pengetahuan.

Sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah. Kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah. Jumlah wakil kepala sekolah di setiap sekolah berbeda, tergantung dengan kebutuhannya. Biasanya bangunan sekolah disusun meninggi untuk memanfaatkan tanah yang tersedia dan dapat diisi dengan fasilitas yang lain. Ketersediaan sarana dalam suatu sekolah mempunyai peran penting dalam terlaksananya proses pendidikan.[5]

Sekolah menitikberatkan kepada pendidikan formal, di sekolah prosedur pendidikan telah diatur sedemikian rupa, ada guru, ada siswa, ada jadwal pelajaran yang berpedoman kepada kurikulum dan silabus, ada jam-jam tertentu waktu belajar serta dilengkapi dengan sarana dan fasilitas pendidikan serta perlengkapan-perlengkapan dan peraturan-peraturan lainnya.[6]

 

Posted on: June 27, 2020, by :