Sekda Minta Pelajar Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah

Sekda Minta Pelajar Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah

Sekda Minta Pelajar Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah

Sekda Minta Pelajar Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah
Sekda Minta Pelajar Tak Bawa Kendaraan ke Sekolah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan menyebutkan

, peran orang tua kurang maksimal dalam menekan anak-anaknya (siswa) agar tidak menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah. Khususnya yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hal itu disampaikan Dikdik usai membuka kegiatan Sosialisasi Safety Riding di Selasar Aula Gedung B Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Kamis (8/8). Kegiatam rutin setiap tahun itu diikuti 130 pelajar dari 26 SMA/SMK sederajat di Kota Cimahi.

”Artinya ada peran orang tua yang tidak berjalan dengan baik,” ucap Dikdik.

Para pelajar sendiri menjadi penyumbang angka pelanggaran di Kota Cimahi. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Cimahi yang dihimpun dari pihak kepolisian, jumlah pelanggaran sepanjang tahun 2018 mencapai 3.000 kasus.

Dengan jumlah kasus pelanggaran lalu lintas yang terjadi kepada para siswa, kata Dikdik

, artinya peran orang tua tentunya sangat vital dalam mencegah kecelakaan. Sebab, dengan mereka tidak memberikan izin bagi anak-anaknya terutama yang belum memiliki SIM untuk berkendara, jelas itu akan mencegah terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

”Ini sangat disayangkan. Ada semacam ketidakpahaman dari para orang tua terkait aspek-aspek yang harus dipenuhi ketika kita berkendara,” katanya.

Selain peran orang tua, ujar Dikdik, peran sekolah juga sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman kepada para siswanya tentang tertib berlalu lintas. Untuk itu dia mengimbau kepada sekolah agar memberikan pemahaman kepada para siswanya untuk tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

”Kita sudah lalukan imbauan ke sekolah, memberikan pemahaman kepada siswanya

agar tidak membawa kendaraan kalau yang bersangkutan tidak membawa SIM,” ujarnya.

Sementara upaya dari Pemkot Cimahi melalui Dinas Perhubungan, lanjut Dikdik, ialah melalui kegiatan Safety Ridding. Sebab dalam agenda rutin itu, para siswa diberikan edukasi tentang tata cara tertib berlalu lintas, sehingga menjadi pelopor berlalu lintas.

”Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, informasi keselamatan berlalu lintas bisa disebarluaskan, bisa dipahami terutama oleh siswa,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang menambahkan, mengantisipasi kecelakaan lalu lintas terhadap pelajar, pihaknya juga kerap melakukan berbagai antisipasi. Di antaranya dengan sosialisasi terhadap guru dan pelajar langsung.

Selain itu, dia mengaku, pihaknya juga sudah memberikan simulasi cara berkendara yang aman atau safety ridding kepada siswa. Dalam safety ridding itu, siswa diberikan pengetahuan bagaimana cara berkendara yang aman.

 

Sumber :

https://revistas2.uepg.br/index.php/ahu/comment/view/11260/0/24178

Posted on: September 17, 2019, by : 9faxj