Tata Cara Mendirikan Koperasi Sekolah

Tata Cara Mendirikan Koperasi Sekolah

Hayo, siapa yang di sekolahnya tersedia koperasi? Pasti tersedia sebagian di antara kamu yang lebih senang pergi ke koperasi dibanding ke kantin. Entah itu untuk sekadar ngobrol bareng temen, jajan makanan kecil, atau membeli pulpen yang tiba-tiba hilang di kelas. Ya, koperasi sesungguhnya tidak serupa bersama kantin sekolah yang biasanya menjajakan makanan saja. Di koperasi, kamu sanggup membeli bermacam kebutuhan sekolah seperti dasi dan topi. Masalahnya, bagaimana tata langkah mendirikan koperasi di sekolah?

Tentu, sebab tujuannya berbeda, langkah-langkah yang wajib dijalankan untuk mendirikan koperasi dan kantin itu jauh berbeda. Sekolah kamu barangkali tinggal bekerja sama bersama para pedagang untuk mendirikan kantin di sekolah. Tapi bersama koperasi? Apa semudah membeli batu bata dan tulis di “KOPERASI SEKOLAH SD 04 PAGI” di papan saja?

Eits, tidak sanggup gitu. Perlu tersedia tata langkah dan langkah-langkah yang sadar untuk mendirikan sebuah koperasi.

Persiapan

Sebelum membangun koperasi, perihal pertama yang wajib dijalankan adalah: rapat persiapan antara guru, murid, dan calon panitia pengurus. Buat apa mengfungsikan rapat segala? Ya, biar sadar dong. Nanti di rapat itu bakal dibahas pembentukan panitia pendirian koperasi sekolahnya, tugas-tugasnya, serta susunan organisasi koperasinya. Supaya sepenuhnya tertib dan jadi jelas.

Rapat Pengurus Koperasi

Setelah rapat persiapan, kamu wajib membentuk panitia kepengurusan koperasi. Biasanya, sih, paling ringan dijalankan bersama langkah voting. Siapa saja peserta rapatnya? Tentunya wajib dari pihak sekolah, (guru dan kepala sekolah), perwakilan murid dan pengurus OSIS, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan pejabat DInas Koperasi setempat. Selain membentuk kepengurusan, menentukan terhitung tugas-tugas mereka. Jangan sampai tugas-tugas mereka saling tumpang tindih ya!

Rapat Pengoperasian

Setelah pilih pengurus koperasi, baru, deh, jalankan rapat yang sifatnya operasional. Rapatnya sendiri wajib dihadiri murid, guru, dan pengurus yang udah dibentuk. Di rapat ini, bakal dibahas terasa dari bagaimana sistem permodalan koperasi sekolah kamu, penggelolaannya, kegiatan dan type usaha, serta barang-barang pendukung yang dibutuhkan.

Penyusunan AD/ART

Tahap seterusnya adalah penyusunan daftar anggaran basic dan anggaran tempat tinggal tangga (AD/ART). Anggaran basic merupakan aturan tercantum yang berisi tata kehidupan koperasi. Mulai dari pencantuman daftar nama pendiri koperasi, nama koperasi dan daerah kedudukan, maksud dan target koperasi, serta bermacam ketentuan terkait keanggotaan. Siapa yang bikin? Ya, para pendiri koperasi di sekolah kamu, dong.

Pengajuan Pengesahan

Setelahnya, pihak pengurus wajib jalankan pengajuan pengesahan koperasi ke kantor koperasi tingkat provinsi atau kantor koperasi tingkat II (Kabupaten/Kota). Tujuannya apa? Ya, supaya koperasi sekolah kamu terdaftar dan jadi sebuah badan yang resmi secara hukum. Hal ini yang membedakan antara koperasi bersama kantin sekolah.

Pengesahan

Tahap terakhir, kamu tinggal tunggu penerimaan bukti isyarat terima dari kantor koperasi yang kamu berikan surat pengajuan pengesahan. Surat ini, nantinya bakal digunakan sebagai landasan hukum supaya kamu sanggup mobilisasi kegiatan usaha koperasi bersama sah. Kalau udah beroleh surat ini, sekolah kamu secara resmi boleh mobilisasi koperasinya deh!

Selengkapnya : https://www.ruangguru.co.id/

Posted on: November 5, 2018, by : 9faxj