Tujuan dan Fungsi Evaluasi dalam Pendidikan Islam

Tujuan dan Fungsi Evaluasi dalam Pendidikan Islam

Menurut Sumadi Suryabrata, tujuan evaluasi pendidikan dapat di kelompokkan dalam tiga klasifikasi, yaitu:[11]

  1. Klasifikasi berdasarkan  fungsinya, evaluasi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan.
  2. Psikologis; evaluasi dipakai sebagai kerangka acuan kearah mana ia harus bergerak menuju tujuan pendidikan.
  3. Didaktik/instruksional; evaluasi bertujuan memotivasi peserta didik, memberikan pertimbangan dalam penentuan bahan pengajaran dan mengajar, serta dalam kerangka mengadakan bimbingan-bimbingan secara khusus kepada peserta didik.
  4. Administratif /manajerial; bertujuan untuk pengisian buku rapor; menentukan indeks Prestasi, pengisian STTB, dan mengenai ketentuan kenaikan peserta didik.
  5. Klasifikasi berdasarkan keputusan pendidikan

Tujuan evaluasi dapat digunakan untuk mengambil keputusan individual, institutional, didaktik instruksional, dan keputusan –keputusan penelitian.

  1. Klasifikasi formatif dan sumatif
  2. Evaluasi formatif diperlukan untuk mendapatkan umpan balik guna untuk menyempurnakan perbaikan proses belajar mengajar.
  3. Evaluasi sumatif berfungsi untuk mengukur keberhasilan seluruh program pendidikan yang dilaksanakan pada akhir pelaksanaan proses belajar mengajar (akhir semster /tahun).

Sedangkan fungsi evaluasi menurut Ramayulis, adalah sebagai berikut:[12]

  1. Untuk mengetahui peserta didik mana yang terpandai dan terbodoh dikelasnya.
  2. Untuk mengetahui apakah bahan yang telah diajarkan sudah dimiliki oleh peserta didik atau belum.
  3. Untuk mendorong persaingan yang sehat antara sesama peserta didik.
  4. Untuk mengetahui kemajuan dan perkembangan peserta didik setelah mengalami didikan dan ajaran.
  5. Untuk mengetahui tepat atau tidaknya guru memilih bahan, metode, dan berbagai penyesuaian dalam kelas.
  6. Sebagai laporan terhadap orangtua peserta didik dalam bentuk rapor ijazah, piagam dan sebagainya.
  1. Prinsip-prinsip Evaluasi Pendidikan Islam

Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam evaluasi adalah:

  1. Prinsip Kesinambungan (kontinuitas), Dalam ajaran Islam, sangat memperhatikan prinsip kontinuitas, karena dengan berpegang pada prinsip ini, keputusan yang diambil oleh seseorang menjadi valid dan stabil.
  2. Prinsip Menyeluruh (komprehensif), Prinsip yang melihat semua aspek, meliputi kepribadian, ketajaman hafalan, pemahaman ketulusan, kerajinan, sikap kerjasama, tanggung jawab.
  3. Prinsip Objektivitas, Dalam mengevaluasi berdasarkan kenyataan yang sebenarnya, tidak boleh dipengaruhi oleh hal-hal yang bersifat emosional dan irasional.[13]

Sementara itu, Ramayulis mengemukakan bahwa prinsip-prinsip evaluasi adalah sebagai berikut[14]:

  1. Prinsip Umum

RECENT POSTS

 

Posted on: July 12, 2020, by :